Balikpapan, Borneoupdate.com – Pemerintah Kota Balikpapan masih belum bersikap terhadap minimnya kontribusi yang dihasilkan oleh Perusda Manuntung Sukses. Padahal berdasarkan laporan yang masuk ke DPRD Balikpapan, perusahaan plat merah ini hanya mampu berkontribusi terhadap pemasukan daerah sebesar Rp 17 juta dalam setahun.
Kepada wartawan, Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Sayid Fadli mengaku belum bisa berkomentar banyak terkait persoalan kontribusi yang dihasilkan oleh Perusda Manuntung Sukses kepada pemerintah. Meski tercatat penyertaan modal dari Pemerintah Kota Balikpapan kepada manajemen perusda sudah mencapai Rp 40 miliar dari target sebesar Rp 50 miliar sesuai kesepakatan dalam peraturan daerah.
“Nanti saya cek dulu, saya belum tahu ceritanya seperti apa, saya akan tanya juga nanti badan pengawas seperti apa, saya belum bisa komentar dulu nanti saya salah berbicara,” ujarnya di hadapan wartawan, Rabu (24/03).
Menurut Fadli persoalan yang dihadapi perusda saat ini terkait minimnya bidang usaha yang bisa dijalankan sehingga diperkirakan menjadi penyebab masih minimnya pemasukan daerah yang dihasilkan kepada pemerintah sebagai pemberi modal. Sementara tercatat ada sembilan bidang usaha yang dijalankan termasuk proyek pembangunan jaringan gas rumah tangga di Balikpapan.
“Memang karena juga bidang usaha yang terbatas dan saat ini juga ada memang bidang-bidang yang baru yang sedang dirintis diantaranya adalah menyangkut proyek jargas ini, tapi kan belum bisa kelihatan hasilnya kan baru beberapa yang dibangun,” tuturnya.
Untuk itu Fadli berharap agar Perusda Manuntung Sukses dapat lebih kreatif dalam menjalankan usaha agar lebih produktif dalam menghasilkan pemasukan bagi daerah. Terutama dengan menggarap dari sejumlah sektor yang belum ada di Balikpapan. Disamping 9 unit bisnis yang sudah dikembangkan oleh perusda selama ini.
“Seharusnya juga Perusda itu bisa menjadi motor karena memang hampir semua bidang usaha yang ada di Balikpapan ini kan sudah,” tambahnya. (FAD)
















Discussion about this post