PPU, Borneoupdate.com – DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara mendukung penuh proses pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke wilayah Kaltim. Mengingat lokasi Kabupaten PPU menjadi daerah yang terpilih berbatasan langsung dengan IKN. Namun pengembangan pembangunan ini tetap harus berimbang dengan peningkatan SDM warga lokal.
Anggota DPRD Kabupaten PPU, Sariman mengatakan kebijakan pemerintah itu perlu diimbangi dengan kesiapan SDM dari masyarakat lokal. Hal itu cukup mendesak sebagai persiapan menghadapi realisasi pembangunan IKN. Untuk itu, pengembangan SDM menjadi kebutuhan mutlak yang harus segera dipersiapkan. Karena jangan sampai warga PPU hanya menjadi penonton akibat kalah bersaing dengan serbuan pendatang.

“Tentu kami senang pemindahan IKN mulai bergerak lagi setelah sempat vakum dalam dua terakhir akibat pandemi Covid-19. Pada intinya kami antusias terhadap IKN yang mulai direalisasikan pembangunannya oleh pusat,” ujarnya kepada wartawan.
Meski begitu lanjut Sariman, masyarakat setempat khususnya yang berdomisili di PPU perlu mempersiapkan diri dengan peningkatan skill dan inovasi usaha. Hal itu juga berlaku untuk pemerintah dan lembaga legislatif di daerah. Karena Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang telah mengamanatkan untuk mendorong dan menumbuh kembangkan inovasi publik di tiap daerah.
“Kita jelas menyambut baik pembangunan IKN. Kan PPU otomatis jadi penyangga. Tapi jika warga kita tidak bersiap maka mereka bisa tersingkir kalau tidak ada skill. Meski harapan kita tentunya makin maju dan pertumbuhan ekonomi makin baik, rakyat sejahtera,” tambahnya. (ADV/ SAN)
















Discussion about this post