Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan mengkritik sikap Dinas Pekerjaan Umum yang seakan tunduk kepada kontraktor. Hal itu terkait penundaan jadwal pembukaan kembali akses jalan di proyek pengendali banjir Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal. Di mana ruas jalan MT Haryono Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Selatan, tepatnya di depan Global Sports sudah mengalami penutupan dalam beberapa pekan terakhir.
Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Syukri Wahid mengatakan perubahan jadwal pembukaan ruas jalan itu menunjukkan pelanggaran di pihak kontraktor. Apalagi akses jalan itu tergolong jalur utama lalu lintas penduduk kota. Termasuk dampak terhadap kegiatan ekonomi dan pendidikan masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut.
“Ini sudah kesekian kali, kami memberikan catatan ke pemkot. Kontaktor harus komitmen dengan jadwal dan tahapan-tahapannya dan DPU harus tegur keras. Jadi terganggu sekali, bahkan tiga sekolah yang ada di Kawasan itu pelajarnya harus belajar online akibat penutupan jalan ini,” ujarnya.
Menurut Syukri evaluasi terhadap kinerja kontraktor harus menjadi acuan tindakan dari pemerintah. terutama seputar alasan penundaan pembukaan kembali jalur ruas jalan MT Haryono. Sebab kegiatan proyek lainnya tetap berjalan meski dalam kondisi cuaca hujan seperti sekarang. Bahkan pihak Komisi III berencana kembali melakukan sidak terhadap proyek pengendali banjir DAS Ampal dititik Balikpapan Baru dan Jalan MT Haryono.
“DPU sebaiknya jangan lagi memenuhi permintaan kontraktor. Buktinya proyek lain lancar-lancar saja. Kalau tidak ada teguran keras atau sanksi saya pikir kontraktor akan seenaknya terus begitu,” tutur wakil rakyat dari daerah pemilihan Balikpapan Utara tersebut.
Sementara itu, Asisten I Pemerintah Kota Balikpapan, Zulkifli menyebutkan tanggal 17 Februari ini jalan di depan Global Sport sudah bisa dipergunakan untuk kendaraan roda dua. Pihak kontraktor juga bakal membuka jalan satu arah mulai 20 Februari mendatang. Hal itu sesuai hasl rapat evaluasi antara pihak PU dengan kontraktor pelaksana di lapangan.
“Jadi kita minta evaluasi dan kita minta kesanggupan pihak kontraktor, tanggal 20 akan bisa digunakan satu jalur. Jadi sekitar seminggu lagi akan diupayakan untuk buka tutup satu jalur,” ujarnya singkat. (SAN)
















Discussion about this post