Samarinda, Borneoupdate.com – Sidang paripurna Hari Jadi Kota Samarinda ke-355 menjadi kesempatan Walikota, Andi Harun, menyuarakan pembangunan transportasi masal berbasis rel. Pasalnya Pemkot Samarinda bakal melaksanakan pra Feasibility Study (FS) dengan target penetapan lokasi trasenya dari Bandara APT Pranoto menuju Kota Samarinda (Stadion Madya Kadrie Oening) pada tahun ini.
Andi Harun menjelaskan kajian tersebut akan menentukan bentuk transportasi massal yang direncanakan. Di mana wacana sebelumnya menyebutkan beberapa kemungkinan. Mulai dari kereta, sky train, ataupun monorail.
“untuk di internal kita, maka untuk menyiapkan ini sejak setahun yang lalu kita telah melakukan persiapan dan saat ini telah siap untuk FS. namun di saat kita FS, ada dua lagi yang harus kita sinkronisasi,”ujarnya, Selasa (24/01).
Sinkronisasi itu, lanjut Andi, terkait rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Dimana, pemerintah pusat akan membuat transportasi massal berbasis rel dengan rute kota penyangga IKN dari dan ke kawasan IKN. Sedangkan hal kedua, Kementerian Perhubungan merencanakan sky train atau monorail dengan rute Bandara APT Pranoto dari dan ke Kota Samarinda (Stadion Madya Kadrie Oening).
“Jadi di tahap 2023 ini, kita akan sinkronisasi program ini dengan 3 perencanaan yang sama-sama membuat tranportasi massal berbasis rel,” tuturnya lagi.
Adapun dalam realisasi FS, tambah Andi, pihaknya sudah menyiapkan anggaran pembiayaannya di lapangan. Termasuk menunjuk dinas perhubungan sebagai koordinator pelaksana. (SAN/KMF-SMR)
















Discussion about this post