Samarinda, Borneoupdate.com – Persoalan kemiskinan masih menjadi proble sosial di Kota Samarinda. Kepala daerah perlu fokus membenahi kesejahteraan warganya. Terutama sesuai visi misi saat mencalonkan diri dan memenangkan pilkada.
Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Rusdi mengatakan semua pihak bertanggung jawab terhadap pengentasan kemiskinan. Termasuk siapapun yang mendapatkan amanah memimpin Kota Samarinda. Sebab upaya pengentasannya pasti memerlukan waktu yang cukup panjang.
“Harus ditingkatkan bagaimana mengentaskan kemiskinan parah atau ekstrem di Samarinda. Saya kira itu tanggung jawab siapapun pemimpinnya Samarinda,” ujar Rusdi, pada Kamis (26/01).
Rusdi mendorong kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda agar menurunkan angka kemiskinan ekstrem tersebut. Menurut data hingga saat ini, masih terdapat kurang lebih 9.000 jiwa masyarakat berkategori miskin ekstrem.
“Tentunya, ini menjadi tugas buat kita semua, pemerintah daerah, bersama DPRD Kota Samarinda, untuk bagaimana mengentaskan kemiskinan di Kota Tepian ini,” paparnya.
Capaian kinerja Pemkot Samarinda dalam meningkatkan anggaran dari tahun ke tahun sangat signifikan. Oleh karena itu, pembukaan lapangan pekerjaan harus terus ditingkatkan. Mestinya penciptaan lapangan kerja dapat lebih digencarkan dan penyebarannya dapat menyentuh masyarakat miskin.
“Seiring dengan waktu, yang perlu ditingkatkan adalah UMKM dan penciptaan lapangan kerja. Karena ternyata hasil hearing (dengar pendapat) kami, angka kemiskinan ekstrem ini didominasi oleh PHK perusahaan,” ujar Rusdi. (IAN/adv)
















Discussion about this post