Samarinda, Borneoupdate.com – Sebuah proyek pemerintah tentu memiliki dampak bagi masyarakat. Baik berupa dampak lingkungan maupun sosial. Di sisi lain, wakil rakyat juga tetap memberikan apresiasi terhadap kinerja pembangunan Pemerintah Kota Samarinda. Salah satunya pada pelaksanaan proyek terowongan Gunung Manggah untuk mengurai kemacetan dan peningkatan pembangunan kota.
“Dengan bangga saya sangat mengapresiasi kerja Wali Kota dan Wawali terkait pembangunan Kota Samarinda, termasuk ada ground breaking pembangunan terowongan, yang artinya proyek ini bukan hanya sekadar wacana saja,” ujar Helmy Abdullah, anggota DPRD Kota Samarinda, Selasa (24/01).
Dikatakan Helmy, tenggat waktu dari pembangunan terowongan ini berkisar antara 18 hingga 22 bulan. Artinya, dari segi pendanaan tidak ada masalah. Akan tetapi hal ini akan berfokus pada masalah sosial ataupun dampak lingkungan yang terjadi di lapangan.
Pihaknya optimistis, pembangunan terowongan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Terlebih, seluruh prosesnya, termasuk penganggaran telah disepakati bersama DPRD Kota Samarinda.
Tak lupa, Helmi Abdullah menghimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga sejak pembangunan dan merawat sarana jika telah selesai. Ditambahkan Helmy, apa yang telah dibangun Pemkot Samarinda, baik dari eksekutif maupun legislatif, pengawasan dari masyarakat merupakan hal yang paling penting.
“DPRD Samarinda aakn terus mengawal pembangunan Kota Samarinda, termasuk pembangunan terowongan ini. Jadi progresnya nanti pastinya akan selalu dipantau, termasuk oleh kita di DPRD Samarinda,” ucap Helmy. (IAN/adv)
















Discussion about this post