Balikpapan, Borneoupdate.com – Slogan Balikpapan sebagai kota bersih idaman layak dihuni menuju Madinatul Iman kembali mendapat ujian. Pasalnya sejumlah warga melaporkan penumpukan sampah di Jalan Projakal Graha Indah tembus jalan Km 13. Pemandangan tak sedap ini terjadi sepanjang jalan di lahan kosong tanpa ada tindakan dari satuan kerja terkait.
Menyikapi hal ini, anggota DPRD dari Kecamatan Balikpapan Utara, Syarifuddin Oddang menilai ada dua pihak yang belum saling memahami. Yakni warga yang sudah melakukan pembuangan sampah tanpa mematuhi aturan dan tempat. Lalu ada pemerintah yang kurang cepat melakukan penindakan baik berupa pencegahan maupun penyediaan fasilitas.
”Di situ sebenarnya bukan tempat pembuangan sampah. Itu warga berangkat kerja buang di situ. Seharusnya pihak kelurahan setempat mengambil tindakan. Jangan masa bodoh,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (05/07).
Seharusnya, lanjut Oddang, pemerintah kota melalui pihak kelurahan segera memberikan solusi atas tumpukan sampah yang terjadi. Karena lokasi itu jelas bukan merupakan tempat pembuangan sampah. ”Paling tidak dari kelurahan itu ada Bidang Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) dan sebagainya. Masa enggak tahu yang demikian. Paling tidak mengambil satu tindakan. Kemudian cari informasi yang membuang sampah di situ,” tuturnya.
Menurut Oddang, perlu kerjasama yang baik dalam membangun Balikpapan. Dari pihak kelurahan wajib melakukan koordinasi mencarikan solusi terkait tumpukan sampah tersebut. Seperti menempatkan petugas untuk melakukan penindakan tegas. Termasuk mengajukan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk penyediaan fasilitas tempat pembuangan sampah.
“Perlu kerja sama yang baik dalam membangun Balikpapan. Karena sudah lama juga dikasih tahu terkait hal itu. Apalagi Balikpapan yang terkenal dengan semboyan kota bersih idaman layak dihuni menuju Madinatul Iman. Jadi jangan hanya semboyan saja. Perlu bukti tindakan nyata,” pungkasnya. (FAD)
















Discussion about this post