Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan meminta penyelenggara Pilkada memastikan ketersediaan surat suara. Karena surat suara merupakan hal krusial bagi masyarakat yang akan menyalurkan hak pilihnya. Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Balikpapan, Alwi al Qadri, saat mendampingi kunjungan Pj Gubernur ke lokasi gudang KPU di Balikpapan Utara, Senin (11/11).
Alwi mengatakan ketersediaan surat suara menjadi salah satu aspek utama dalam pelaksanaan pemilu yang demokratis. Tanpa surat suara yang cukup, potensi terjadinya antrean panjang dan ketidakpuasan masyarakat bisa meningkat. Oleh karenanya KPU Kota Balikpapan harus melakukan langkah-langkah antisipatif sejak sebelum hari pencoblosan.
“Kita bersyukur logistik sudah siap. Pas Pileg kemaren ada surat suara yang kurang. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi. Di Kampung Baru warga yang mau coblos sudah semangat. Tapi tiba-tiba surat suaranya kurang,” ujarnya kepada wartawan.
Alwi juga mengingatkan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai tempat dan waktu pemungutan suara. Ini bertujuan agar pemilih dapat merencanakan kedatangannya untuk memberikan suara. Maka KPU harus melibatkan berbagai pihak untuk menyebarkan informasi yang akurat dan jelas. Edukasi tentang pentingnya pemilu dan prosedur pencoblosan.
“Kami sudah sampaikan ke Ketua KPU ini jangan sampai lagi ada terjadi. Pastikan surat suara ini betul-betul siap di tiap TPS penyelenggara. Kita doakan semua tahapan berjalan lancar tanpa ada kendala hingga hari H pencoblosan,” ucapnya.
Menurut Alwi, DPRD Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus mengawal persiapan pemilu dan memberikan dukungan penuh kepada KPU. Utamanya dalam menyelenggarakan pemilihan yang bersih dan adil. Salah satunya dengan mengawasi ketersediaan surat suara bagi para pemilih di kota minyak.
“Tadi pak Pj Gubernur Kaltim sudah simulasi membuka surat suara. Memang masih kosong tidak ada coblosan apa pun. Itu tadi hadir semua menyaksikan. Ada Pj Walikota hingga Forkopimda di Balikpapan,” tuturnya lagi.
Alwi mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban saat hari pemungutan suara. Partisipasi aktif dari masyarakat bukan hanya dalam memberikan suara. Tetapi juga dalam mengawasi pelaksanaan pemilu. Agar pelaksanaannya berbuah kelancaran dan keberhasilan bagi Kota Balikpapan. (Adv/SAN)
Discussion about this post