Balikpapan, Borneoupdate.com – Pemerataan pembangunan merupakan tanggung jawab pemerintah di setiap daerah. Hal ini menjadi bagian dari amanah rakyat yang telah memberikan suaranya dalam pemilihan kepala daerah. Di antara berbagai aspirasi yang sering muncul, fasilitas pendidikan dan kesehatan menduduki prioritas utama. Keduanya merupakan hak dasar masyarakat di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali menegaskan komitmennya untuk memastikan segala kebutuhan masyarakat terpenuhi. Termasuk di daerah Balikpapan Timur yang merupakan daerah pemilihannya. Ia mengakui wilayah ini masih memerlukan perhatian lebih dalam hal pemerataan fasilitas pembangunan bersama dengan Balikpapan Utara.
“Kita akan proses satu persatu. Yang terdekat tentu pembangunan sekolah. Itu sudah berjalan dan targetnya selesai di akhir tahun. Karena pembangunan ini sudah lama dinanti masyarakat Baltim. InsyaAllah segera terwujud,” ujarnya, Selasa (12/11).
Lebih lanjut, Gasali menjelaskan pemerintah terus mengupayakan penyelesaian pembangunan sekolah di kawasan Manggar Baru. Di mana kelurahan ini merupakan satu-satunya kawasan di Balikpapan Timur yang belum memiliki sekolah tingkat menengah pertama. Maka pihak DPRD terus mengawal agar selesai tepat waktu.
“Tinggal menunggu penyelesaian saja. Warga tentu senang dengan adanya sekolah yang dekat dengan pemukiman mereka. Ini bisa membantu menghemat biaya transportasi anak-anak mereka. Katanya selama ini harus menempuh jarak cukup jauh,” jelasnya.
Menurut Gasali pembangunan sekolah memang memerlukan anggaran yang signifikan dan harus menyesuaikan kemampuan daerah. Mengingat kondisi anggaran pemerintah saat ini masih terbatas. Kondisi itu membuat pemerintah memilih opsi pembangunan dengan skema tahun jamak (multiyears). Otomatis proses pembangunan hingga selesai memerlukan beberapa tahun.
“Kami menilai hadirnya sekolah baru dapat menjadi solusi bagi masalah minimnya daya tampung sekolah negeri. Itu terjadi hampir di tiap kecamatan se-Balikpapan. Namun kami tetap memperjuangkan pemerataan sekolah agar mendekat ideal,” tuturnya lagi.
Gasali berharap dengan komitmen yang jelas dari pemerintah dan DPRD mendapatkan dukungan dari masyarakat. Agar pembangunan fasilitas pendidikan yang nanti terwujud juga meningkatkan kualitas pendidikan dan akhlak peserta didik. Apalagi kota ini berhadapan dengan tantangan pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN). (Adv/SAN)
Discussion about this post