Balikpapan, Borneoupdate.com – Kasus kekerasan terhadap anak usia sekolah terus menjadi perhatian serius di kalangan masyarakat, terutama di Balikpapan. Kasus-kasus serupa yang melibatkan anak di bawah umur telah menggugah keprihatinan banyak pihak. Termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono Sastro Prawiro, menekankan pentingnya upaya pencegahan yang dimulai sejak dini, baik di tingkat sekolah maupun di lingkungan rumah. Menurutnya, penanaman karakter harus menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran yang lebih luas, termasuk proses implementasi dan pembiasaan di luar sekolah.
“Ini menjadi fokus perhatian kami. Utamanya ketika kasus yang terjadi melibatkan anak usia SMP yang seharusnya sudah lebih paham dalam menghadapi situasi. Akibat dari tindakan mereka dapat menyebabkan trauma psikis yang mendalam bagi korban,” ujarnya, Selasa (12/11).
Budiono juga menjelaskan peranan orang tua dan masyarakat di lingkungan sekitar. Mereka juga memiliki tanggung jawab besar dalam mencegah tindak kekerasan. Apalagi di era digital saat ini, anak muda sangat mudah terpengaruh oleh perilaku orang dewasa dan konten yang mereka konsumsi. Jika mereka tidak dapat memilah informasi dengan baik maka hal ini dapat berdampak negatif pada perkembangan mental dan moral anak-anak.
“Penguatan karakter dalam menghargai orang lain dan mengelola emosi sangat penting. Kita harus mengajarkan anak-anak bahwa menyelesaikan masalah dengan kekerasan adalah hal yang sangat dilarang. Makanya perlu pembelajaran pengelolaan emosi sejak dini,” lanjutnya.
Untuk itu, Budiono meminta penguatan pengajaran nilai-nilai Pancasila yang mencakup saling menghormati dan menghargai kepada Dinas Pendidikan. Selain itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) juga dapat memberikan pendampingan dan bimbingan bagi korban kekerasan untuk mengatasi trauma yang mereka alami.
“Kedepannya, kita semua harus berkomitmen agar kasus bullying dan perundungan tidak terulang lagi. Kami meminta agar orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, baik di rumah, di lingkungan sekitar, maupun di sekolah,” tuturnya lagi.
Budiono mengingatkan tanggung jawab mendidik anak bukan hanya di sekolah. Tapi juga melibatkan keluarga dan lingkungan sekitar. Di mana orang tua perlu mendampingi anak dalam tumbuh kembangnya. Tidak hanya berfokus pada memberikan nafkah berupa fasilitas dan harta benda. (Adv/SAN)
Discussion about this post