Balikpapan, Borneoupdate.com – Dalam era digital yang terus berkembang, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Balikpapan untuk merubah strategi penjualan dan promosi. Ini menunjukkan pemanfaatan teknologi dapat menjadi peluang emas bagi UMKM untuk meningkatkan jangkauan pasar mereka.
Menyikapi hal ini, anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Suwanto menilai pemanfaatan teknologi dapat menjadi peluang emas bagi UMKM untuk meningkatkan jangkauan pasar mereka. Dalam konteks ini, penting bagi pelaku UMKM untuk tidak hanya mengikuti perkembangan pasar. Tetapi juga memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk menjangkau konsumen lebih luas.
Apalagi hingga kini, masih banyak pelaku UMKM yang bergantung pada metode penjualan tradisional. Sementara penggunaan media sosial dan platform e-commerce terus meningkat pesat. Maka kini saatnya bagi pelaku UMKM di Balikpapan untuk beradaptasi. Agar mereka tidak ketinggalan dengan kompetitor dari daerah lain.
“Maka kami mengajak para pelaku UMKM untuk berinovasi. Transformasi ke usaha rumahan, pengrajin serta ketahanan pangan sangat penting untuk menghadapi kondisi saat ini. Inovasi ini tidak hanya membantu UMKM bertahan,” ujarnya, Sabtu (16/11).
Pihak UMKM, lanjut Suwanto, punya potensi untuk berkembang di tengah persaingan yang ketat. Karena tantangan tidak hanya berasal dari perubahan pasar. Masih ada kebutuhan untuk beradaptasi dengan teknologi yang terus berkembang. Untuk itu, pemerintah harus menganggarkan program pelatihan dan pendampingan penjualan secara digital.
“Tanpa keterampilan yang memadai, pelaku UMKM akan kesulitan memanfaatkan teknologi dengan efektif. Harusnya pemerintah mencermati hal ini pula. Kasih UMKM kita pelatihan dan promosi produk secara digital,” ungkapnya.
Menurut Suwanto, kolaborasi menjadi kunci dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Dukungan dari pemerintah dan sektor swasta sangat krusial dalam memberikan sumber daya dan pengetahuan yang diperlukan. Dengan dukungan yang tepat, UMKM dapat berkontribusi lebih besar pada perekonomian daerah dan nasional.
“Intinya sinergi antara pengusaha besar dan kecil dapat menciptakan ekosistem yang saling mendukung. Kan perkembangan UMKM di Balikpapan dapat menciptakan lapangan kerja baru. Jadi tidak lagi bertumpu pada lowongan perusahaan,” tambahnya. (Adv/SAN)
Discussion about this post