Samarinda, Borneoupdate.com – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya fokus membangun sekolah negeri, tetapi juga memberi perhatian pada keberlangsungan sekolah swasta. Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Baba, menegaskan sekolah swasta memiliki kontribusi besar dalam mencetak sumber daya manusia di daerah.
“Kita melihat beberapa kabupaten kota gencar membangun sekolah negeri untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Itu memang penting, tapi jangan sampai sekolah swasta diabaikan. Mereka juga bagian dari sistem pendidikan kita,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) se-Kaltim, Selasa (10/06).
Baba menyebut sekolah swasta selama ini membantu pemerintah dalam menampung siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri. Tanpa keberadaan sekolah swasta, angka putus sekolah di Kaltim bisa jauh lebih tinggi. Maka pemerintah juga jangan sampai membuat kebijakan yang mematikan sekolah swasta.
“Banyak orang tua akhirnya memilih sekolah swasta karena kuota di negeri sudah penuh. Jadi, sekolah swasta ini sesungguhnya mitra strategis pemerintah, bukan pesaing,” jelasnya.
Baba juga menyoroti persoalan pendanaan. Menurutnya, sekolah swasta sering kali menghadapi keterbatasan anggaran untuk meningkatkan kualitas sarana, prasarana, maupun tenaga pengajar. Ia menilai pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang mendukung.
“Sekolah negeri dapat bantuan rutin dari APBD maupun APBN. Sekolah swasta hanya mengandalkan iuran siswa dan yayasan. Kalau pemerintah tidak ikut membantu, bagaimana mereka bisa meningkatkan kualitas,” lanjutnya.
Baba menegaskan, dukungan kepada sekolah swasta tidak harus berupa pembangunan gedung baru, melainkan bisa melalui pemberian bantuan operasional, pelatihan guru, dan fasilitas pendukung pembelajaran.
“Kita bisa bantu lewat program BOS daerah, atau pelatihan untuk guru swasta agar kompetensinya meningkat. Itu jauh lebih bermanfaat daripada membiarkan sekolah swasta jalan sendiri tanpa dukungan,” tuturnya.
Dalam forum RDP, Komisi IV juga menekankan perlunya regulasi yang lebih jelas mengenai hubungan pemerintah daerah dengan sekolah swasta. Menurut Baba, regulasi itu penting agar ada kepastian dan standar pelayanan pendidikan yang sama.
Baba menambahkan, pemerataan kualitas pendidikan menjadi tujuan utama DPRD Kaltim. Ia berharap pemerintah tidak hanya mengejar kuantitas sekolah negeri, tetapi juga memastikan kualitas pendidikan di sekolah swasta tidak tertinggal. DPRD Kaltim juga akan terus mengawal isu ini dalam pembahasan kebijakan maupun anggaran. (Adv/ANA)
















Discussion about this post