Balikpapan, Borneoupdate.com – Komisi IV DPRD Kota Balikpapan memperkuat benteng pertahanan sosial untuk menangkal kenakalan remaja selama bulan Ramadan. Mereka mendorong peran aktif Ketua Rukun Tetangga (RT) sebagai kunci utama dalam menjaga kondusivitas lingkungan.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, meminta seluruh Ketua RT untuk lebih masif mengedukasi warga. Langkah ini bertujuan menekan angka tawuran dan balap liar yang kerap mengganggu kenyamanan warga saat dini hari. “Kami mengimbau seluruh Ketua RT di Balikpapan agar lebih aktif menyosialisasikan bahaya kenakalan remaja kepada warganya,” ujarnya, Rabu (04/03).
Gasali menilai kedekatan emosional antara Ketua RT dan warga merupakan modal besar. Ia berharap para pengurus lingkungan tidak bosan mengingatkan orang tua agar mengawasi aktivitas anak-anak mereka secara ketat.
Tindakan preventif ini sangat krusial mengingat dampak buruk kenakalan remaja yang bersifat fatal. Apalagi perilaku menyimpang seperti balap liar hanya akan membawa kerugian besar, baik bagi pelaku maupun masyarakat umum.
“Tindakan itu bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kita harus mencegahnya sebelum terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” jelasnya.
Menurut Gasali pengawasan lingkungan yang kuat akan mempersempit ruang gerak pelaku balap liar. Karena itu, ia mengajak warga untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong dalam menjaga keamanan wilayah masing-masing. Terutama di titik-titik rawan seperti kawasan Jalan Ruhui Rahayu dan sekitar Tiga Generasi. Di mana peran RT di wilayah tersebut menjadi sangat vital untuk memberikan informasi dini kepada aparat keamanan.
“Jika Ketua RT aktif bergerak, maka kesadaran kolektif warga akan terbangun. Anak-anak muda kita akan merasa terpantau dan berpikir dua kali untuk berbuat negatif,” tuturnya.
DPRD, lanjut Gasali, berkomitmen penuh mendukung setiap inisiatif warga yang bertujuan menciptakan ketertiban umum. Fokus utamanya adalah memastikan ibadah Ramadan tahun ini berlangsung damai tanpa gangguan suara bising knalpot atau aksi anarkisme remaja. Untuk itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat saling bersinergi. Mengingat keterlibatan Ketua RT mampu menjadi solusi jangka panjang dalam membina generasi muda di Kota Beriman.
“Mari kita ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Lindungi anak-anak kita dari aktivitas yang merusak masa depan mereka,” pungkasnya. (san)

















Discussion about this post