Balikpapan, Borneoupdate.com – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mematangkan persiapan perpindahan ke gedung baru. Target pengoperasian gedung megah tersebut jatuh pada Mei mendatang guna mendukung kinerja para wakil rakyat. Langkah ini menyusul progres pembangunan fisik yang kini sudah mencapai tahap akhir.
Sekretaris DPRD (Sekwan) Balikpapan, Arfiansyah mengatakan pihaknya terus memantau langsung kesiapan sarana dan prasarana di lokasi. Ia memastikan seluruh fasilitas pendukung harus berfungsi optimal anggota dewan menempati ruangan. Saat ini pengerjaan tengah fokus menyelesaikan detail interior dan penataan ruang kerja sebelum peresmian berlangsung.
“Kami menargetkan pengoperasian gedung baru pada Mei mendatang. Hal itu karena masih terdapat beberapa pekerjaan lanjutan meski secara umum kesiapan gedung sudah mendekati rampung,” ujarnya, Rabu (01/04).
Arfiansyah menyebut pekerjaan lanjutan tersebut hanya bersifat penyempurnaan. Seperti memastikan sistem kelistrikan, jaringan teknologi informasi, hingga instalasi pendingin ruangan. Penataan area parkir dan taman juga menjadi prioritas sekretariat agar gedung tampak estetis dan representatif saat operasional berjalan.
Ia mengakui perpindahan gedung ini memerlukan manajemen transisi yang cermat. Proses pemindahan dokumen dan aset kantor berlangsung secara bertahap agar tidak mengganggu jalannya agenda kedewanan. Terutama fungsi legislasi dan anggaran yang menjadi bagian tugas pokok para wakil rakyat.
“Kami sedang mengatur jadwal pemindahan barang agar pelayanan publik tetap berjalan normal. Tim teknis sedang bekerja keras memastikan semua sudut gedung siap pakai dalam waktu dekat,” jelasnya.
Menurut Arfiansyah gedung baru ini menawarkan ruang rapat yang lebih luas dan modern dibandingkan kantor lama. Keberadaan fasilitas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas diskusi dan pengambilan keputusan dalam rapat-rapat paripurna. Terutama menyiapkan ruang aspirasi yang lebih nyaman bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan.
“Ini bagian dari komitmen lembaga legislatif dalam membuka diri terhadap masukan warga. Gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi simbol pelayanan yang lebih baik bagi rakyat. Kami ingin performa wakil rakyat juga semakin meningkat,” tuturnya lagi.
Arfiansyah berharap gedung baru ini menjadi pusat produktivitas dalam merumuskan kebijakan daerah. Dirinya juga meminta seluruh jajaran di sekretariat untuk menjaga kebersihan dan merawat fasilitas yang ada. Penggunaan gedung baru ini menjadi momentum penting dalam sejarah administrasi parlemen di Kota Balikpapan. (man)
















Discussion about this post