Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan sudah bersiap menempati fasilitas kerja yang lebih representatif dalam waktu dekat. Gedung baru DPRD dijadwalkan mulai beroperasi penuh setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kehadiran gedung ini menjadi bagian dalam peningkatan kinerja pelayanan legislatif kepada masyarakat setempat.
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi al Qadri, memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana. Ia memantau langsung perkembangan proyek agar gedung ini siap digunakan tepat waktu. Pihaknya ingin memastikan kenyamanan anggota dewan dan masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi.
“Rencananya fasilitas itu dijadwalkan bisa beroperasi usai lebaran Idul Fitri. Proses pengerjaan sudah selesai tahap finishing akhir. Tinggal opening saja sebenarnya ini. Tapi y akita tunggu informasi selanjutnya,” ujarnya, Rabu (01/04).
Meskipun fisik bangunan terlihat rampung, lanjut Alwi, pihak legislatif tidak ingin terburu-buru melakukan pindahan. Pemerintah kota dan sekretariat dewan masih harus menempuh prosedur administrasi yang berlaku. Ketelitian dalam proses transisi ini sangat penting demi aspek legalitas dan keamanan aset negara.
Alwi menyebut pihaknya sedang menunggu penyerahan resmi dari pelaksana proyek. Dokumen serah terima menjadi syarat mutlak sebelum gedung mulai dihuni secara permanen. Hal ini untuk menjamin seluruh spesifikasi bangunan telah memenuhi standar yang disepakati dalam kontrak kerja.
“Kami masih menunggu proses serah terima pekerjaan dari pihak kontraktor kepada pemerintah. Kami ingin semuanya tuntas secara administratif terlebih dahulu. Jadi Ketika masuk dan beraktifitas tidak ada lagi persoalan baru,” lanjutnya.
Menurut Alwi fasilitas gedung baru ini mengusung konsep modern yang mendukung keterbukaan informasi publik. Ruang rapat paripurna dan ruang komisi didesain lebih luas untuk menampung lebih banyak peserta. Sarana pendukung lainnya juga diharapkan mampu mempercepat koordinasi antara eksekutif dan legislatif dalam membangun kota.
Di sisi lain, dirinya berharap lingkungan kerja yang lebih baik mampu memicu produktivitas anggota dewan dalam merumuskan kebijakan. Sinergi yang kuat akan tercipta melalui fasilitas yang mendukung transparansi dan profesionalisme kerja lembaga perwakilan rakyat.
“Ya kita tunggu saja kapan bisa beroperasi. Harapannya ini kan sudah lewat lebaran. Kita bisa manfaatkan gedung ini sesuai peruntukannya. Jadi tidak lagi rapat paripurna di hotel seperti yang lalu,” tambahnya. (man)

















Discussion about this post