Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan mengeluarkan imbauan darurat kepada seluruh lapisan masyarakat. Para wakil rakyat meminta warga meningkatkan kewaspadaan secara saat berada di luar rumah. Langkah antisipasi ini merespons maraknya aksi pembegalan jalanan yang kini meresahkan warga kota minyak.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono Sastro Prawiro mengatakan komplotan kriminal tersebut kerap mengincar korban yang berkendara sendirian. Khususnya pada waktu rawan, kawasan sepi dan minim penerangan jalan. Kondisi ini menjadi favorit para pelaku untuk melancarkan aksi kejahatan. Situasi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.
“Kami sangat prihatin atas meningkatnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat belakangan ini. Fenomena begal ini merusak kenyamanan kota yang selama ini terkenal kondusif,” ujarnya, Selasa (02/06).
Budiono menyebut pemberantasan komplotan pembegal tidak boleh bertumpu pada satu instansi saja. Polisi tidak akan mampu mengawasi setiap sudut gang dan jalanan kota selama 24 jam penuh. Masyarakat harus mengambil peran aktif sebagai mata dan telinga petugas keamanan di lingkungan masing-masing.
Kerja sama kolektif antara warga dan kepolisian menjadi kunci utama untuk memutus ruang gerak pelaku kriminal. Penduduk lokal wajib menghidupkan kembali pos ronda dan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di tingkat RT. Pemuda setempat juga perlu melakukan patroli swakarsa secara berkala pada jam-jam rawan daerah mereka.
“Pencegahan kejahatan jalanan ini tidak bisa hanya kita bebankan kepada aparat kepolisian semata. Upaya ini memerlukan keterlibatan aktif dan kepedulian dari seluruh warga Balikpapan tanpa terkecuali,” jelasnya lagi.
Menurut Budiono masyarakat juga wajib mengubah kebiasaan berkendara demi keselamatan diri mereka sendiri. Pengendara roda dua sebaiknya menghindari rute sepi dan memilih jalan utama yang ramai lalu lintas. Warga juga harus menunda perjalanan malam hari jika tidak memiliki urusan yang sangat mendesak.
DPRD, tambahnya, akan terus berkoordinasi dengan Polresta Balikpapan untuk mengevaluasi strategi pengamanan kota. Anggota dewan mendukung penuh tindakan tegas dan terukur terhadap para pelaku begal yang nekat melukai korban. Sinergi kuat ini bertujuan mengembalikan Balikpapan sebagai kota yang aman dan kondusif. (man)
















Discussion about this post