Balikpapan, Borneoupdate.com – PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian seni dan budaya lokal Kalimantan Timur melalui penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan tema InJourney Airports Community Upskilling for Aviation. Pada kesempatan kali ini, bantuan diserahkan secara langsung kepada Sanggar Tari Danum Borneo sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi generasi muda di bidang seni tari tradisional.
Penyerahan bantuan CSR ini diserahkan langsung oleh General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar. Program ini bertujuan untuk menunjang sarana, prasarana, serta kegiatan operasional Sanggar Tari Danum Borneo agar dapat terus berkarya dan melestarikan kebudayaan khas Borneo, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, menyampaikan “Keberadaan bandara tidak hanya berfokus pada pelayanan penerbangan, tetapi juga harus memberikan dampak sosial yang positif bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
“Sebagai pintu gerbang utama Kalimantan Timur, Bandara SAMS Sepinggan memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga dan memajukan kearifan lokal. Sanggar Tari Danum Borneo merupakan salah satu wadah kreatif yang konsisten mengenalkan keindahan budaya Dayak dan Paser kepada masyarakat luas. Melalui bantuan CSR ini, kami berharap dapat memberikan dorongan semangat bagi para seniman muda untuk terus berkreasi dan menjaga warisan leluhur,” jelas Iwan.
Pihak Sanggar Tari Danum Borneo menyambut hangat apresiasi ini dan mengutarakan rasa terima kasihnya atas kepedulian PT Angkasa Pura Indonesia. Bantuan yang diterima akan dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan perlengkapan tari, kostum tradisional, serta pembinaan rutin bagi para anggota sanggar.
Melalui sinergi ini, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program CSR berkelanjutan yang mencakup sektor pendidikan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi, hingga kebudayaan demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur. (*)

















Discussion about this post