Balikpapan, Borneoupdate.com – Serapan anggaran pemeriksaan tes swab yang disiapkan Pemerintah Kota Balikpapan hingga akhir tahun 2020 ini baru berkisar 60%. Hal itu berdasarkan hasil penghitungan yang dilakukan tim Satgas Covid-19 terhadap anggaran yang disiapkan dari hasil refocusing APBD tahun ini.
Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan total anggaran yang dialokasikan pemerintah setempat untuk membiayai pemberian subsidi bagi masyarakat yang melakukan swab test mandiri tercatat mencapai Rp 2 miliar. Namun hanya sekitar 60% yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membiayai pemeriksaan swab test mandiri Covid-19.
“Jadi anggaran yang terserap baru mencapai Rp 1,2 miliar atau sekitar 60% dari ketersediaan anggaran yang telah disiapkan oleh pemerintah. Kalau bicara jumlahnya ya dibagi aja Rp 900.000 per 1 kali swab,” ujarnya di hadapan wartawan, Rabu (30/12).
Wanita yang akrab disapa Dio ini menjelaskan dari Rp 2 miliar anggaran yang sudah dialokasikan sebagian besar dipergunakan untuk membiayai pemberian subsidi bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan swab test secara mandiri. Sebagian anggaran itu juga dipergunakan untuk pembelian alat pendukung dalam kegiatan pelaksanaan swab test tersebut.
“Dari laporan yang kami terima ada 1.300 lebih masyarakat yang telah mempergunakan bantuan subsidi pemeriksaan kesehatan swab test mandiri, dengan rincian biaya Rp 900 ribu per sekali swab, sesuai dengan aturan dari Kementerian Kesehatan,” tuturnya.
Adapun untuk anggaran yang tersisa, menurut Dio akan dikembalikan ke kas daerah sebagai sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) dalam kegiatan penanganan dan pencegahan Covid-19. Mengingat program subsidi swab ini diberikan untuk membantu masyarakat dalam melakukan pemeriksaan swab secara mandiri untuk memastikan kondisi kesehatan dirinya terhadap ancaman penularan virus corona.
“Anggaran yang tidak terserap tersebut hingga akhir tahun 2020 ini maka anggaran tersebut akan dikembalikan,” pungkasnya. (FAD)
















Discussion about this post