Balikpapan, Borneoupdate.com – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menggelar rapat koordinasi Airport Security Committee (ASC) dan Facilitation Committee (FAL) perdana tahun 2026(26/2). Pertemuan strategis ini difokuskan untuk memastikan kesiapan keamanan dan kualitas layanan menjelang periode libur panjang Idul Fitri 1447 H.
Penyelenggaraan rapat ini merupakan pemenuhan amanat regulasi nasional, yakni KM 39 Tahun 2024 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional dan PM 10 Tahun 2024. Regulasi tersebut mewajibkan koordinasi ASC dilakukan minimal empat kali setahun, sementara koordinasi FAL minimal dua kali setahun.
Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna Bandara SAMS Sepinggan ini dibuka secara resmi oleh General Manager, R. Iwan Winaya Mahdar. Turut hadir jajaran pimpinan kewilayahan, di antaranya Agus Sina (mewakili CEO Regional VI PT Angkasa Pura Indonesia), Muhammad Arif (mewakili Kepala Otoritas Bandara Wilayah VII), serta Letkol Nav Bayu Reza Rahmansyah (mewakili Danlanud Dhomber).
Dalam sambutannya, R. Iwan Winaya Mahdar menegaskan bahwa masa Angkutan Lebaran merupakan periode puncak pergerakan penumpang yang memerlukan penanganan khusus.”Koordinasi lintas stakeholder adalah kunci keberhasilan penyelenggaraan angkutan udara yang aman, lancar, dan nyaman. Peningkatan volume penerbangan serta kepadatan terminal menuntut kita untuk menyiapkan langkah antisipatif yang terukur dan terkoordinasi,” ujar Iwan.
Beberapa isu strategis yang menjadi prioritas dalam persiapan tahun ini meliputi:
• Optimalisasi fasilitas terminal, area apron, dan sisi udara.
• Keandalan peralatan navigasi serta manajemen slot time pergerakan pesawat.
• Pengendalian antrean di area check-in hingga penanganan bagasi.
• Kesiapan personel keamanan dan prosedur antisipasi cuaca ekstrem berkoordinasi dengan BMKG.
Komitmen penguatan keamanan ini didukung penuh oleh berbagai instansi yang hadir, mulai dari TNI/Polri (Lanud Dhomber, Koramil 0905-03, Polsek KP3, Polresta Balikpapan), Badan Intelijen Negara (BIN), Basarnas, CIQ (Bea Cukai, Imigrasi, Karantina), Dishub Kota Balikpapan, hingga pihak maskapai.
Iwan mengingatkan agar seluruh pihak tetap mengedepankan aspek keramahtamahan (hospitality) tanpa mengendurkan standar keamanan.
“Keamanan bukan hanya tugas satu instansi, melainkan tanggung jawab bersama. Kolaborasi, disiplin, dan konsistensi dalam menerapkan regulasi adalah harga mati untuk memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Bandara SAMS Sepinggan optimistis dapat menghadirkan layanan penerbangan yang semakin efisien dan aman bagi seluruh pengguna jasa selama momentum lebaran mendatang. (*)
















Discussion about this post