Samarinda, Borneoupdate.com – Dorong semangat ASN DPK Kaltim untuk terus mengembangkan potensi diri dan tingkatkan keinginan untuk terus belajar ilmu baru, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim gelar Sosialisasi Pedoman Teknis dan Pendampingan Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi (AKPK). Rangkaian agenda yang juga dilaksanakan pada seluruh OPD Kaltim tersebut berlangsung di Lantai 1 Aula Oemar Dachlan DPK Kaltim.
Plt Kepala DPK Kaltim, Anita Natalia Krisnawati, S.STP, M.Si menyambut baik sosialisasi tersebut. Melalui giat ini para ASN dapat mengetahui peran penting pengembangan kompetensi langsung dari sumbernya yakni BPSDM.
“Mengacu Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020, semua ASN mendapat alokasi mengembangkan kompetensi 20 JP (Jam Pembelajaran) 24 JP untuk PPPK. Kedepan, honorer akan menjadi PPPK sehingga pengembangan kompetensi akan semakin beragam,” terang perempuan yang akrab disapa Anita tersebut.
Anita juga menegaskan mengikuti pengembangan kompetensi tidak hanya bermanfaat untuk lembaga namun juga untuk diri sendiri. Karena pengembangan kompetensi meliputi banyak ragam ilmu dan keterampilan yang dapat dipelajari ASN di luar maupun dalam bidangnya.
Dr. Hernawati, MM Widyaiswara Ahli Madya BPSDM Kaltim menerangkan sosialisasi ini memberikan penerangan kepada ASN bahwa ada banyak cara untuk memperoleh JP. Namun, kembali ia tekankan pengembangan kompetensi bukan menjadi ajang pengoleksi sertifikat dan formalitas untuk mengikuti kegiatan semata. Melainkan, menambah nilai kompetensi untuk ASN sendiri.
“Memperkuat pembangunan sumber daya manusia merupakan modal penting penbangunan organisasi. Uang bisa habis tapi pemikiran manusia pasti slalu berkembang begitu pula dengan membentuk pemikiran ASN sebagai pelayan publik untuk terus berinovasi dan berdaya saing sehingga memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” jelas Herna.
Ada tujuh metode pengembangan kompetensi yang bisa dilakukan oleh ASN dan PPPK dalam memperoleh JP diantaranya:
- Seminar/Webinar
- Coaching
- Mentoring
- Knowledge Sharing
- Knoweledge Management System (KMS)
- Kontributor
- Pelatihan
Sumber: Humas DPK Kaltim. (*)
Discussion about this post