Balikpapan, Borneoupdate.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan hingga kini belum menetapkan lokasi pembangunan SMP di Kecamatan Balikpapan Tengah. Hal ini tentu mengundang pertanyaan dari anggota dewan yang berasal dari daerah pemilihan tersebut. Pasalnya sudah ada kesepakatan pembiayaan seesar Rp 30 miliar dari APBD Balikpapan.
Anggota DPRD Balikpapan, Ardiansyah mengatakan pihaknya sudah meminta kejelasan kepada pemerintah terkait lokasi pembangunan sekolah baru tersebut. Namun hingga kini belum juga ada kejelasan. Bahkan ada informasi perubahan lokasi pembangunan dari titik semula di jalan Joko Tole.
“Hingga saat ini belum ada info terbaru mengenai lokasi pembangunan sekolah baru untuk wilayah Balikpapan Tengah,” ujarnya kepada wartawan, Senin (23/10).
Ardiansyah menyebut, informasi terakhir menyebutkan adanya pemindahan lokasi pembangunan sekolah di Balikpapan Tengah. Yakni dari jalan Joko Tole ke lapangan tenis manuntung yang berada di telaga sari. “Terserah di mana tempatnya yang penting saya mau itu terbangun. Intinya Balikpapan Tengah membutuhkan sekolah. Jadi setidaknya sudah ada kepastian lokasi dan DED,” tuturnya lagi.
Ardiansyah menilai belum ada penentuan lokasi (penlok) akan berpotensi menggagalkan realisasi kegiatan pembangunan sekolah. Padahal lahan sekolah sudah ada dan merupakan aset Pemkot Balikpapan. Jadi tidak ada alasan lagi sekolah tidak terbangun. “Saya sebagai anggota dewan dapil Balikpapan tengah sangat menyayangkan jika sekolah tidak terbangun. Jangan sampai ada pergeseran anggaran lagi. Pasti saya protes,” tegasnya. (MAN)
Discussion about this post