Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan memberikan perhatian serius terhadap penataan infrastruktur jalan di wilayah Kota Beriman. Para wakil rakyat menyoroti teknis pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dinilai masih belum ideal. Mereka menemukan banyak jaringan PJU yang masih mengandalkan kabel gantung di berbagai sudut kota.
Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah mengatakan kondisi kabel yang menjuntai di udara jelas merusak pemandangan dan estetika kota. DPRD memandang pemasangan kabel gantung sudah tidak relevan dengan semangat modernisasi Balikpapan sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Soal kabel memang soal masalah keindahan. Tapi jangan lupa, kabel yang semrawut juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi warga dan pengguna jalan,” ujarnya, Rabu (04/03).
Fauzi memastikan isu ini masuk dalam agenda prioritas pembahasan dengan pemerintah daerah. Ia berencana membawa persoalan teknis PJU tersebut ke meja rapat koordinasi dalam waktu dekat. Pihak legislatif ingin pemerintah segera beralih ke sistem kabel tanam yang lebih rapi dan aman.
“Nanti saat ada rapat besar, akan kami sampaikan. Harapannya, ke depan tidak ada lagi kabel yang semrawut dan semua bisa tertata dengan baik,” jelasnya.
Fauzi mendorong Dinas Perhubungan dan instansi terkait untuk menyusun perencanaan teknis yang lebih matang. Ia menginginkan pembangunan PJU baru wajib menggunakan sistem bawah tanah (underground). Sementara itu, untuk PJU lama yang masih menggunakan kabel gantung, pemerintah perlu melakukan perbaikan secara bertahap.
Menurutnya, penataan kabel PJU merupakan bagian dari upaya besar mempercantik wajah Balikpapan. Kota ini harus memberikan kesan rapi dan tertib bagi siapa saja yang datang berkunjung. Infrastruktur yang tertata dengan baik mencerminkan kualitas pengelolaan kota yang profesional dan visioner.
“Dari sisi ketahanan sudah jelas. Kabel tanam lebih terlindungi dari risiko gangguan pohon tumbang atau angin kencang. Transformasi ini akan mengurangi frekuensi kerusakan PJU. Jadi lampu jalan dapat menyala optimal di malam hari,” tuturnya.
Fauzi berharap pemerintah kota mengalokasikan anggaran khusus untuk program penataan kabel ini pada tahun mendatang. Hal ini dalam upaya mewujudkan kota yang terang namun tetap sedap dipandang mata. Karena langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup warga. (man)

















Discussion about this post