Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan melakukan langkah konkret untuk memperkuat keterbukaan informasi publik. Lembaga legislatif ini menyediakan ruang khusus bernama media center di kompleks gedung baru yang bakal beroperasi. Kehadiran fasilitas ini menjadi bukti nyata komitmen dewan dalam merangkul transparansi. Mereka ingin masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan cepat mengenai kebijakan daerah.
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, mengatakan fasilitas ini merupakan bagian integral dari wajah baru parlemen. Ia memandang wartawan sebagai jembatan utama antara dewan dan warga. Keberadaan ruangan ini bertujuan memudahkan mobilitas para pemburu berita. Dengan fasilitas yang mumpuni, para jurnalis dapat mengolah data hasil rapat secara lebih profesional dan nyaman.
“Kami sudah menyiapkan media center di gedung baru. Silahkan teman-teman wartawan memanfaatkan fasilitas yang ada. Jadi kita bisa sinergi menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa (03/03).
Alwi meilai keberadaan media center bukan sekadar tampilan ruang fisik. Ia menilai langkah ini sebagai strategi besar untuk memperkuat kemitraan dengan insan pers. Baginya, pers adalah mitra strategis dalam mengawal demokrasi di Kota Beriman. Tanpa peran jurnalis, capaian dan kerja keras legislatif tidak akan sampai ke telinga publik secara utuh.
“Fasilitas ini akan mendukung transparansi kerja legislatif. Kami ingin memudahkan akses peliputan bagi rekan-rekan media di setiap kegiatan dewan. Intinya kami dukung keterbukaan informasi publik yang bertanggung jawab,” jelasnya.
Menurut Alwi, pihaknya juga akan memberikan fasilitas pendukung bagi ruangan media center. Seperti koneksi internet maupun yang lainnya. Hal ini bertujuan agar informasi mengenai kebijakan publik dapat tersebar secara cepat kepada Masyarakat.
Langkah ini sekaligus menunjukkan perubahan paradigma di tubuh DPRD Balikpapan. Mereka kini lebih proaktif dalam membuka diri terhadap pengawasan publik melalui lensa kamera dan tulisan jurnalis.
“Sekarang kan era yang lebih terbuka. Maka setiap anggota dewan dituntut untuk bekerja lebih produktif. Masyarakat pun dapat memantau langsung bagaimana wakil mereka memperjuangkan anggaran dan regulasi yang memihak rakyat,” tuturnya.
Alwi berharap ruangan media center akan berfungsi penuh setelah Idul fitri mendatang. Kehadiran pusat informasi ini menjadi babak baru bagi pola komunikasi politik di Balikpapan. Sehingga mampu menciptakan tata pemerintahan yang bersih, terbuka, dan akuntabel. (man)
















Discussion about this post