Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan mengingatkan pentingnya program revitalisasi pasar. Pasalnya kondisi pasar tradisional harus mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Di mana kegiatan revitalisasi bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan transaksi jual beli. Baik bagi pedagang maupun pembeli serta menata kawasan pasar agar lebih rapi dan modern.
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Taufik Qul Rahman, menyebut ada tiga pasar yang sudah memiliki Detail Engineering Design (DED) untuk revitalisasi. Yaitu Pasar Sepinggan, Pasar Burung di Gunung Bahagia dan Pasar Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 5. Dari hasil pemantauan di lapangan kondisi pasar itu memang sudah semrawut dan kumuh. Maka perlu penataan ulang secepatnya.
“Pasar-pasar ini kondisinya sudah tidak nyaman. Kalau kita lakukan revitalisasi, maka pasar akan lebih tertata dan memudahkan aktivitas jual beli. Kan itu juga menunjukkan wajah kota kita,” ujarnya, Sabtu (01/03).
Selain itu, lanjut Taufik, pihaknya sedang mengkaji aturan baru tentang pasar induk dari Kementerian Perdagangan. Aturan itu merubah status pasar induk menjadi pasar distribusi. Otomatis pemerintah setempat harus memiliki pasar jenis ini. Rencananya lahan pemerintah seluas 9 hektar di Km. 5 akan menjadi solusi selain Pasar Pandansari di Balikpapan Barat.
“Pasar Kilometer 5 ini memang sudah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota. Ini akan menjadi solusi jangka panjang bagi distribusi barang di Balikpapan,” jelasnya.
Mengenai Pasar Pandansari, Taufik menyoroti masih banyaknya pedagang yang memilih berjualan di luar area pasar. Kondisi ini menyulitkan penataan ulang kawasan. Meski sudah berulang kali ada razia penertiban di kawasan tersebut oleh petugas gabungan. Namun hingga kini transaksi di luar area pasar masih saja terjadi.
“Selama ini banyak pedagang yang berjualan di luar pasar. Kita ingin agar mereka bisa masuk ke dalam pasar yang telah ditata sehingga aktivitas perdagangan lebih teratur dan nyaman,” tuturnya lagi.
Pihak DPRD, tambah Taufik, berkomitmen untuk terus mengawal proses revitalisasi ini. Termasuk memastikan ketersediaan anggaran agar pembangunan bisa berjalan sesuai rencana. (SAN)
Discussion about this post