Balikpapan, Borneoupdate.com – Komisi IV DPRD Kota Balikpapan mengambil sikap perubahan kebijakan kepesertaan BPJS Kesehatan. Mereka berkomitmen memastikan tidak ada satu pun warga kurang mampu yang kehilangan hak layanan kesehatannya. Di mana rencana penghapusan sebagian data Penerima Bantuan Iuran (PBI) pusat memicu kekhawatiran di masyarakat.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Balikpapan, Muhammad Hamid mengatakan pihaknya akan segera turun ke lapangan. Langkah ini diambil untuk memantau dampak nyata dari kebijakan tersebut. Komisi IV ingin memastikan warga yang benar-benar membutuhkan tetap mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan tanpa hambatan birokrasi.
“Kami akan pantau langsung. Jangan sampai ada warga miskin yang jatuh sakit tapi tidak bisa berobat karena datanya terhapus,” ujarnya, Senin (02/03).
Hamid menekankan validasi data harus dilakukan dengan hati-hati. Karena akurasi data adalah kunci agar subsidi pemerintah tepat sasaran. Sebagai langkah antisipasi, ia mendukung penuh wacana pengalihan peserta PBI yang dicabut ke program BPJS Kesehatan gratis kelas III. Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Kota Balikpapan yang dibiayai melalui APBD.
Apalagi hal ini dinilai sebagai solusi konkret. Dengan pengalihan ke tanggungan daerah, masyarakat tidak mampu tetap terlindungi secara medis tanpa harus terbebani iuran bulanan yang memberatkan finansial mereka.
“Tentu itu yang kita harapkan. Uang rakyat harus kembali kepada rakyat. Kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat harus benar-benar dirasakan manfaatnya. Makanya kami ikut carikan solusi,” jelasnya.
Hamid juga mengingatkan pemerintah kota agar bijak dalam melakukan efisiensi anggaran. Meski ada upaya penghematan, ia meminta sektor kesehatan dan pendidikan tidak boleh dikorbankan. Bagi Komisi IV, kedua sektor tersebut merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar. Pengalokasian APBD harus tetap memprioritaskan layanan yang menyentuh langsung kehidupan orang banyak.
“Efisiensi silakan saja, tapi jangan kurangi perhatian pada kesehatan dan pendidikan. Itu adalah prioritas utama bagi masyarakat Balikpapan. Makanya kami upayakan kawal proses transisi ini berjalan mulus,” tambahnya. (man)

















Discussion about this post