Jumat, 13 Maret 2026
  • Home
  • News
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sosial
    • PLN
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Samarinda
    • PPU
    • Paser
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Timur
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Barat
    • Mahakam Ulu
  • Politik
    • DPRD Balikpapan
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • DPRD Paser
    • DPRD Berau
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kutai Timur
    • DPRD Kutai Kartanegara
    • DPRD Kutai Barat
    • DPRD Mahakam Ulu
  • Teknologi
  • Sport
  • Travel
  • Rubrik
    • Editorial
    • Opini
    • Sketsa
    • Feature
No Result
View All Result
Borneo Update
  • Home
  • News
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sosial
    • PLN
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Samarinda
    • PPU
    • Paser
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Timur
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Barat
    • Mahakam Ulu
  • Politik
    • DPRD Balikpapan
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • DPRD Paser
    • DPRD Berau
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kutai Timur
    • DPRD Kutai Kartanegara
    • DPRD Kutai Barat
    • DPRD Mahakam Ulu
  • Teknologi
  • Sport
  • Travel
  • Rubrik
    • Editorial
    • Opini
    • Sketsa
    • Feature
No Result
View All Result
Borneo Update
No Result
View All Result
Home Teknologi

Menjelang Rapat The Fed, Emas Masih Bergerak Lemah

Redaksi by Redaksi
15/12/2025
in Teknologi
A A
0
Menjelang Rapat The Fed, Emas Masih Bergerak Lemah
Share on FacebookShare on Twitter

Harga emas (XAU/USD) terlihat melemah pada awal sesi Asia hari Rabu (10/12), setelah sebelumnya sempat bergerak menguat. Pada awal perdagangan, emas diperdagangkan di sekitar $4.210, mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar menjelang keputusan kebijakan terbaru dari Federal Reserve (Fed) yang akan dirilis pada malam hari. Ekspektasi bahwa The Fed akan kembali memangkas suku bunga untuk ketiga kalinya secara berurutan, namun dengan pernyataan yang lebih bernada hawkish, menjadi salah satu penyebab tertekannya harga emas sebelum pengumuman resmi.

Menurut Andy Nugraha, Analis Dupoin Futures Indonesia, harga emas sebenarnya masih menunjukkan kecenderungan penguatan setelah pada Selasa mencatat kenaikan 0,57%, bergerak dari level terendah harian di $4.170 hingga mencapai $4.213. Ia menjelaskan bahwa data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang solid turut mendorong penguatan tersebut. Namun, data tersebut tidak cukup kuat untuk menghambat rencana The Fed dalam menurunkan suku bunga. Kondisi ini membuat emas tetap relevan secara teknikal meskipun pada hari ini menunjukkan pergerakan korektif.

Dari perspektif teknikal, Andy menilai bahwa gabungan dari pola candlestick dan indikator Moving Average masih memberikan sinyal bahwa trend bullish pada XAU/USD cukup kuat. Momentum kenaikan masih bertahan selama harga tetap berada di atas area support penting di kisaran $4.170. Meski demikian, arah pergerakan harga hari ini sangat ditentukan oleh hasil rapat FOMC dan komentar Ketua The Fed, Jerome Powell, yang dikhawatirkan dapat memberi sinyal bahwa pemangkasan suku bunga berikutnya tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.

Lebih lanjut, Andy memproyeksikan bahwa apabila tekanan beli kembali muncul setelah keputusan The Fed, emas berpeluang menguji resistance berikutnya di $4.256. Level tersebut menjadi batas penting yang diawasi pasar, karena jika berhasil ditembus, peluang kenaikan lanjutan akan terbuka lebar. Namun apabila terjadi tekanan jual dan harga gagal mempertahankan momentum bullish, emas berpotensi turun kembali ke area $4.177, yang menjadi support terdekat. Penurunan di bawah area tersebut dapat memicu pelemahan lanjutan sebelum harga menemukan area penahan berikutnya.

Dari sisi fundamental global, adanya kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar hampir 90% berdasarkan CME FedWatch Tool menjadi sorotan utama. Walaupun pemangkasan suku bunga biasanya menjadi katalis positif untuk emas, banyak analis memperkirakan Powell akan memberikan pesan yang lebih berhati-hati terkait kebijakan ke depan. Mantan Direktur Urusan Moneter The Fed, Bill English, bahkan menggambarkan potensi terjadinya “hawkish cut”, yaitu pemangkasan suku bunga yang disertai sinyal bahwa ruang pelonggaran berikutnya sangat terbatas. Kondisi ini cenderung menekan emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.

Di tengah dinamika tersebut, permintaan emas oleh bank-bank sentral masih memberi dukungan jangka panjang. Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) diketahui meningkatkan cadangan emasnya selama 13 bulan berturut-turut, termasuk tambahan 30.000 troy ons pada November. Namun faktor lain seperti imbal hasil obligasi AS yang solid di 4,178% serta penguatan dolar AS menuju 99,26 tetap menjadi penghambat bagi kenaikan emas dalam jangka pendek.

Dengan kombinasi faktor teknikal dan fundamental yang beragam, emas berpotensi bergerak volatil menjelang keputusan The Fed. Meskipun tekanan jangka pendek masih terlihat, tren bullish yang sempat terbentuk sebelumnya tetap membuka peluang bagi emas untuk kembali menguat apabila nada kebijakan Fed tidak sehawkish yang dikhawatirkan pasar.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Related Posts

Pertamina Bagikan 500 Paket Sembako

Pertamina Bagikan 500 Paket Sembako

12/03/2026
Gelar Bukber, Pertamina Sosialisasi Keamanan Kilang

Gelar Bukber, Pertamina Sosialisasi Keamanan Kilang

12/03/2026
Bandara SAMS Prediksi 313 Ribu Penumpang Mudik Lebaran

Bandara SAMS Prediksi 313 Ribu Penumpang Mudik Lebaran

12/03/2026
Pertamina Amankan Pasokan Energi Lebaran

Pertamina Amankan Pasokan Energi Lebaran

11/03/2026
Next Post
Krakatau Steel Siap Dukung Mandat Pembangunan 300 Ribu Jembatan

Krakatau Steel Siap Dukung Mandat Pembangunan 300 Ribu Jembatan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Recommended

Pertamina Bagikan 500 Paket Sembako

Pertamina Bagikan 500 Paket Sembako

12/03/2026
Gelar Bukber, Pertamina Sosialisasi Keamanan Kilang

Gelar Bukber, Pertamina Sosialisasi Keamanan Kilang

12/03/2026
Bandara SAMS Prediksi 313 Ribu Penumpang Mudik Lebaran

Bandara SAMS Prediksi 313 Ribu Penumpang Mudik Lebaran

12/03/2026
Pertamina Amankan Pasokan Energi Lebaran

Pertamina Amankan Pasokan Energi Lebaran

11/03/2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PEMPROV KALTIM MASUKKAN BALIKPAPAN KE ZONA HITAM

PEMPROV KALTIM MASUKKAN BALIKPAPAN KE ZONA HITAM

30/06/2020
TELUR REBUS SEPERTI APA YANG ANDA SUKA, SETENGAH MATANG ATAU PADAT KENYAL?

TELUR REBUS SEPERTI APA YANG ANDA SUKA, SETENGAH MATANG ATAU PADAT KENYAL?

21/08/2020
CIPTAKAN LINGKUNGAN SEKOLAH YANG HIJAU DAN ASRI,SMP NEGERI 22 TANAM BERBAGAI JENIS PEPOHONAN

CIPTAKAN LINGKUNGAN SEKOLAH YANG HIJAU DAN ASRI,SMP NEGERI 22 TANAM BERBAGAI JENIS PEPOHONAN

18/01/2020
PEMKOT PERTIMBANGKAN RAPID ANTIGEN

PEMKOT PERTIMBANGKAN RAPID ANTIGEN

18/12/2020
HARI BHAYANGKARA, NASI TUMPENG UNTUK KAPOLRESTA

HARI BHAYANGKARA, NASI TUMPENG UNTUK KAPOLRESTA

0
Pasca Libur Lebaran, Pemerintah Kota Balikpapan Melaksanakan Halal Bihalal

Pasca Libur Lebaran, Pemerintah Kota Balikpapan Melaksanakan Halal Bihalal

0
Persiba Balikpapan Resmi Launching

Persiba Balikpapan Resmi Launching

0
Halal Bihalal Lintas Agama

Halal Bihalal Lintas Agama

0
Pertamina Bagikan 500 Paket Sembako

Pertamina Bagikan 500 Paket Sembako

12/03/2026
Gelar Bukber, Pertamina Sosialisasi Keamanan Kilang

Gelar Bukber, Pertamina Sosialisasi Keamanan Kilang

12/03/2026
Bandara SAMS Prediksi 313 Ribu Penumpang Mudik Lebaran

Bandara SAMS Prediksi 313 Ribu Penumpang Mudik Lebaran

12/03/2026
Pertamina Amankan Pasokan Energi Lebaran

Pertamina Amankan Pasokan Energi Lebaran

11/03/2026
Borneo Update

Kami merupakan media online dimana fokus utama kami menyajikan informasi berimbang, terpercaya dan terupdate khususnya untuk masyarakat Kalimantan, umumnya untuk masyarakat indonesia. melalui PT. Digital Nusantara Bersatu kami berusaha menjadi media terbaik di Kalimantan.

Instagram Feed

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Jam Layanan & Info

BALIKPAPAN : JL. SYRIFUDDIN YOES RT.11 KOMPLEKS RUKO 3 – 4 SEPINGGAN, BALIKPAPAN – KALIMANTAN TIMUR 76115
( 0542 ) 8520747 / 081268005887
redaksi@borneoupdate.com
Senin - Jumat : 08.00 - 17.00
Sabtu : 08.00 - 13.00

Trending News

Kenapa Sambungan Rel Kereta Api Harus Ada Celah? Ini Penjelasannya
Teknologi

Kenapa Sambungan Rel Kereta Api Harus Ada Celah? Ini Penjelasannya

07/08/2025
  • Kontak
  • Iklan dan Advertorial
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Struktur Organisasi

© 2021 PT. Digital Nusantara Bersatu

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sosial
    • PLN
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Samarinda
    • PPU
    • Paser
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Timur
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Barat
    • Mahakam Ulu
  • Politik
    • DPRD Balikpapan
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • DPRD Paser
    • DPRD Berau
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kutai Timur
    • DPRD Kutai Kartanegara
    • DPRD Kutai Barat
    • DPRD Mahakam Ulu
  • Teknologi
  • Sport
  • Travel
  • Rubrik
    • Editorial
    • Opini
    • Sketsa
    • Feature

© 2021 PT. Digital Nusantara Bersatu