Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan berjanji memprioritaskan pembangunan fasilitas pendidikan di Balikpapan Timur. Hal itu bersamaan dengan proses pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Balikpapan untuk tahun 2024.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono mengatakan pihaknya sudah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini. Di mana ada beberapa wilayah yang masih kesulitan mendaftarkan anaknya ke sekolah. Terutama di di kawasan Kecamatan Balikpapan Timur dan Balikpapan Tengah.
“Sekarang kan sedang membahas APBD murni 2024. Maka sesuai pengamatan dan pelajaran dari PPDB 2023 kemarin, kami ersama Komisi IV DPRD Kota Balikpapan berkomitmen bangun sekolah. Kami juga sudah mengunjungi beberapa lokasi,” ujarnya, Rabu (02/08).
Budiono menyebutkan, ada dua lokasi pembangunan sekolah untuk Kecamatan Balikpapan Tengah. Yakni di Jalan Joko Tole dan Jalan Beller. Mengingat secara zonasi cuma ada 1 SMP yang ada di daerah tersebut. Adapun lokasi lainnya berada di Kecamatan Manggar, Balikpapan Timur. Selain itu, saat ini sedang berjalan pembangunan sekolah terpadu di kawasan Perumahan Balikpapan Regency.
“Data yang ada dari disdik sekitar 12 ribu lulusan SD. Hanya 70 persen yang tertampung di sekolah negeri. Ini juga bagian tanggung jawab pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan. Pembangunan sekolah itu salah satu upayanya,” tuturnya lagi.
Selain itu, Budiono juga menyebut bahwa pemerintah bersama lembaga legislatif Kota Balikpapan juga harus peka dan memperhatikan kondisi sekolah-sekolah swasta. Di Balikpapan, kata dia, ada 3 SMP PGRI dan ada sekolah swasta seperti Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Azhar yang kondisinya memprihatinkan.
“Istilahnya hidup segan mati tak mau, ini contoh sekolah swasta yang harus diperhatikan. Salah satunya juga kualitasnya guru, maka pemerintah harus hadir. Hari ini baru uang gedung yang kami bantu, dari pemerintah kepada sekolah swasta. Maka ke depan kalau ada regulasi yang membolehkan, harus diperhatikan sekolah swasta,” pungkasnya. (FAD)
Discussion about this post