Kutai Kartanegara, Borneoupdate.com – Pjs Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) H Bambang Arwanto membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Ke-4 Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar. Bambang mengatakan DMI Kukar merupakan salah satu komponen penting diantara ormas-ormas Islam lainnya di Kabupaten Kukar, melalui DMI Pemerintah Daerah bisa menyerap berbagai aspirasi masyarakat dari masyarakat khususnya dari Jamaah Masjid.
“Oleh karena itu Pemerintah daerah menyampaikan Apresiasi dan terimakasih secara khusus kepada DMI Kabupaten Kukar beserta seluruh jajarannya, dimana sampai saat ini DMI Kabupaten Kukar telah memberikan peran yang nyata membantu Pemerintah Daerah, terutama bagaimana upaya Dewan Masjid yang tidak pernah bosan mengajak seluruh umat islam di daerah ini untuk senantiasa MEMAKMURKAN MASJID dengan Sholat Berjamaah Lima Waktu-nya, serta melaksanakan kegiatan sosial lainnya” Ucapnya
Lebih lanjut Arwanto juga mengatakan Kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan DMI Kabupaten Kukar memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap perkembangan kemakmuran masjid di daerah ini, untuk itu kedepan saya terus memberikan dorongan dan motivasi kegiatan yang baik ini harus dilanjutkan.
“Dan saat ini untuk melanjutkan kegiatan kegiatan DMI, pemerintah daerah telah memberikan fasilitas Gedung Sekretariat untuk dijadikan pusat kegiatan Dewan Masjid Indonesia. Tolong di rawat dan dipelihara dengan sebaik-baiknya sampai saatnya nanti dihibahkan,” katanya.
Lanjutnya secara khusus Pemerintah Daerah memang memberikan peran yang lebih kepada DMI Kabupaten Kutai Kartanegara, yaitu untuk menjadi PENDOBRAK (Triger) dalam pendataan DTKS melalui Aplikasi e-DIMASJID. dan itu cukup berhasil. Namun setelah hasilnya dibawa ke Kemnterian Sosial, apa yang terjadi Kementerian Sosial tidak mau system yang selama ini telah digunakan diganti dengan System yang lain.
Ia minta Pengurus DMI Kukar, jangan patah semangat. Terus lakukan apa yang menurut keyakinan benar, demi kesejahteraan masyarakat melalui Pemetaan Jamaah sekitar masjid melalui aplikasi e-DIMASJID. Dan Ia yakin melalui Rakerda ke 4 dengan tema “PERCEPATAN DIGITALISASI BASIS DATA MASJID DAN JAMAAHNYA” dapat memperluas jangkauan Pemetaan yang akan dilakukan, yang semula hanya terbatas pada DTKS ke depan akan menjangkau seluruh jamaah di sekitas masjid.
“Saya tau persis hasilnya nanti akan lahir program-program strategis. Seperti pemberdayaan sosial masjid kepada jamaahnya, program subsidi antar jamaah yang dikoordinir oleh masjid dan memfasilitasi semua kebutuhan jamaahnya,” tambahnya. (*/ProkomKukar)
Discussion about this post