Balikpapan, Borneoupdate.com – Pemerintah Kota Balikpapan perlu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk taat membayar pajak di daerah. Hal ini turut menjadi perhatian pihak DPRD Kota Balikpapan. Di pemerintah perlu memberikan apresiasi kepada masyarakat. Usulan itu agar wajib pajak bisa patuh dan taat dalam membayar serta mencegah tingginya tunggakan di masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah mengatakan adanya apresiasi bagi wajib pajak yang taat merupakan salah satu cara memikat masyarakat dalam membayar pajak ke pemerintah daerah. Termasuk menjadi motivasi bagi wajib pajak lainnya yang masih termasuk penunggak pajak. Di mana hal itu nantinya akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak dan retribusi daerah lainnya.
“Orang bayar PBB itu kan biasa batasnya di bulan September. Melewati bulan itu kena denda. Maka kita perlu cari tahu, orang yang bayar sebelum September dan sesudahnya itu seberapa banyak. Kalau ternyata pemasukan kita sering terganggu di bulan itu,” ujarnya.
Menurut Fauzi bagi masyarakat yang membayarkan pajak daerahnya sebelum batas bulan September maka mereka berhak untuk mengikuti undian tersebut. Hal ini diprediksi bisa memancing minat wajib pajak lainnya untuk taat dan patuh membayar pajak tepat waktu. Bahkan hal ini juga sudah dipraktekkan di sejumlah wilayah.
“Kalau bisa di APBD tahun depan sudah masuk usulan apresiasi bagi pembayar pajak tepat waktu. Sehingga merangsang wajib pajak membayar di bulan September baru dilakukan penarikan undian di bulan November,” lanjut politisi Golkar ini.
Fauzi menilai adanya rangsangan bagi masyarakat wajib pajak ini di sisi lain akan menyehatkan keuangan daerah. Mengingat keberadaan pendapatan daerah menjadi upaya mengurangi ketergantungan dengan dana transfer dari pemerintah pusat. Sehingga kegiatan pembangunan bisa dilakukan secara mandiri ke depannya.
“Cash flow kita akan bagus. Karena seringkali di bulan September orang baru bayar. Kalau ada pendapatan daerah masuk di bawah September itu bisa menutupi pengeluaran daerah. Kan pemasukan itu bergerak. Ketika ada pendapatan maka ada pembelanjaan,” tambahnya. (Adv/SAN)
Discussion about this post