Balikpapann, Borneoupdate.com – Satuan tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Balikpapan melaporkan ada 21 kasus terkonfirmasi positif pada Sabtu (28/11) ini. Adapun untuk pasien meninggal dunia karena covid-19 tercatat tidak ada penambahan pada hari ini..
Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Walikota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan pemerintah akan terus berupaya mempertahankan penurunan yang dicapai dalam beberapa pekan terakhir. Mengingat untuk mencapai status zona kuning ada banyak komponen yang harus dibenahi mengingat pertambahan kasus positif cenderung turun naik.
“Ini catatan yang kita seriusi karena positif masih terus bertambah meski tergolong tidak tinggi. Tapi untuk mencapai zona kuning masih jauh,” ujarnya.
Menurut Rizal pihaknya juga berharap tidak terjadi klaster tempat wisata usai liburan bersama yang berakhir pekan lalu. Mengingat animo masyarakat untuk melakukan rapid tes gratis ke Puskesmas pasca liburan ternyata rendah.
“Kami minta warga bersabar. Memang ada sejumlah pelonggaran dari pemerintah. Tapi lebih baik di rumah saja. Nanti kalau sudah zona kuning kita perluas relaksasinya,” jelasnya.
Sementara juru bicara Satgas Covid-19 Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty merincikan 21 kasus terkonfirmasi positif dari suspek dengan gejala 1 orang sementara 9 lainnya merupakan kasus dari OTG (orang tanpa gejala), 9 kasus dari hasil tracing dan 2 lainnya berasal dari hasil tracing tempat kerja.
“Pasien yang selesai isolasi sebanyak 14 orang baik dari isolasi mandiri maupun dari rumah sakit. Yakni 3 pasien RS Restu Ibu, 8 orang dari RS Pertamina Balikpapan dan 3 pasien isolasi mandiri,” jelasnya.
Data ini mencatatkan jumlah kasus positif di Balikpapan menjadi 4.427 orang, 112 orang dirawat di rumah sakit, isolasi mandiri 169 orang, yang sembuh 3.916 orang dan yang meninggal 230 orang. (SAN)
















Discussion about this post