Balikpapan, Borneoupdate.com – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan masih melakukan pemantauan hingga 10 hari ke depan untuk warga yang usai melakukan kegiatan libur bersama pada akhir Oktober lalu. Hal ini sesuai dengan arahan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, yang berkunjung ke Balikpapan pada Senin 09 Nopember lalu.
“Kepala BNPB mengarahkan kita tetap memantau hingga 10 hari ke depan. Diharapkan 10 hari ke depan penurunan kasus atau pelandaian tetap sama,” ujar Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, baru baru ini.
Jika sampai 10 hari kedepan data Covid-19 di Balikpapan tetap landai seperti saat ini, lanjut wanita yang akrab disapa Dio ini, maka bisa diasumsikan akan aman untuk liburan bersama pada bulan Desember mendatang. Meski begitu, Satgas Covid-19 di Balikpapan tetap menyiapkan rapid tes di seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah sebagai bentuk antisipasi.
“Asumsinya bisa disebut aman untuk liburan di bulan Desember nanti jika 10 hari kedepan tetap landai seperti ini. Namun kita tetap waspada persiapan jumlah rapid tes di seluruh puskesmas saat ini juga masih tersedia,” tuturnya.
Saat ini menurut Dio pihaknya masih membuka kesempatan bagi warga yang selesai liburan panjang untuk melakukan screening di seluruh puskesmas se Balikpapan. Sebab dari data yang diterimanya animo masyarakat untuk melakukan screening pasca liburan sangat rendah. Bahkan hanya ada satu warga Kariangau yang melakukan rapid tes hasilnya non reaktif. Kemudian di Puskesmas Mekar Sari ada 10 orang yang melakukan rapid tes semuanya non reaktif. Sementara Puskesmas lainnya bahkan mencatatkan hasil nihil atau tidak ada yang mengajukan rapid tes.
“Kami sudah memberi kesempatan kepada masyarakat yang belum untuk segera datang ke Puskesmas, sampai 10 hari ke depan. Jangan sampai timbul gejala sakit yang berat baru datang,” lanjutnya.
Untuk diketahui, pada akhir Oktober lalu cukup banyak masyarakat Kota Balikpapan yang memanfaatkan libur panjang di akhir bulan Oktober dengan mengunjungi tempat-tempat hiburan dan objek wisata di Balikpapan Timur seperti Pantai Segara Sari Manggar dan Pantai Lamaru. Sehingga kemudian Satgas Covid-19 mengantisipasi bertambahnya pasien akibat virus corona dengan menyiapkan rapid test gratis untuk mendeteksi dini penyebaran virus tersebut.
“Rapid tes gratis ini juga berlaku kepada petugas dan masyarakat yang terlibat dalam unjuk rasa protes UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Omnibus Law Cipta Kerja. Silahkan datang agar melakukan rapid tes di puskesmas-puskesmas. Ini demi keamanan kami bersama,” tambah Dio. (SAN)
Discussion about this post