Balikpapan, Borneoupdate.com – Pemerintah Kota Balikpapan optimis terus mempersiapkan pelaksanaan sekolah secara tatap muka pada bulan Juli mendatang. Hal ini mengacu pada penurunan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi terhadap guru serta tenaga kependidikan di Balikpapan. Termasuk target dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan membuka sekolah saat tahun ajaran baru 2021-2022.
Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan pihaknya siap melanjutkan persiapan pelaksanaan sekolah tatap muka (PTM) pada Juli mendatang. Meski ada pernyataan dari Gubernur Kaltim Isran yang meminta agar seluruh sekolah di Kaltim jangan terburu-buru membuka sekolah tatap muka dalam proses belajar mengajar dengan alasan tidak ingin mengambil resiko besar di tengah situasi pandemi Covid-19.
“Terjemahan saya sementara ini yang dimaksud gubernur adalah sekolah atau lingkungan atau daerah yang zona oranye atau zona merah memang secara SOP-nya tidak boleh buka sekolahnya. Tapi bagi yang zona kuning atau hijau itu tidak masalah,” ujarnya kepada wartawan (20/04).
Menurut Rizal, pihaknya masih menunggu pernyataan resmi dari Gubernur Kaltim, Isran Noor, terkait pernyataan larangan pembukaan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah. Sebab hingga kini pihaknya belum menerima surat resmi yang melarang atau membatalkan pembukaan kegiatan sekolah secara tatap muka di kabupaten kota se-Kaltim.
“Jadi yang dimaksudkan adalah kalau itu lagi berada di zona oranye atau merah memang tidak diperkenankan buka sekolah. Tapi secara resmi kita belum menerima surat dari gubernur berdasarkan pernyataan yang kemarin katanya begiitu,” tuturnya lagi.
Sementara secara terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan Kota Balikpapan Boentoro menerangkan untuk persiapan kegiatan pembelajaran secara tatap muka yang akan dilaksanakan pada bulan Juli tetap dijalankan. Rencananya, pihak Disdik akan melaksanakan uji coba kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah pada bulan Mei mendatang
“Kegiatan pembelajaran insyaAllah nanti di bulan Juli secara keseluruhan. Namun demikian kita mencoba di bulan Mei perrcobaan PTM dengan pada saat kenaikan kelas sesuai protokol kesehatan yang prima dengan melibatkan 50% siswa dari total kapasitan yang masuk,” tambahnya. (FAD)
















Discussion about this post