Balikpapan, Borneoupdate.com – Pemerintah Kota Balikpapan menjalin komitmen ketersediaan bahan pokok hingga lebaran Idul Adha mendatang. Hal ini berdasarkan pertemuan pemerintah setempat dengan pihak distributor. Di mana mereka menyebutkan stok akan surplus dalam beberapa pekan ke depan.
“Informasinya beberapa daerah pemasok bahan pokok sedang panen. Jadi pasokan bahan pokok di kita bisa surplus,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, Selasa (23/05).
Meski begitu, lanjutnya, pergerakan harga di pasaran tetap menyesuaikan momentum kegiatan. Seperti biasa kenaikan harga sejumlah komoditi terjadi seiring jumlah permintaan. Terutama pada bulan Ramadan, lebaran Idul Fitri dan Idul Adha maupun di akhir pergantian tahun.
“Kalau kemarin pengaruh besarnya itu di beras dan sekarang sudah surplus pasukan yang ada di kabupaten kota seluruh Indonesia. Kalau terkait harga barang itu tergantung kegiatan dan momentum kegiatan,” tuturnya lagi.
Menurut Haemusri, kenaikan harga biasanya terjadi pada komoditas seperti telur dan ayam. Karena memang permintaan di pasaran mengalami kenaikan menjelang lebaran Idul Fitri dan Idul Adha. Apalagi kota ini bakal menjadi penyangga utama Ibu Kota Negara (IKN). Tentu berdampak pada pertambahan jumlah penduduk yang masuk ke Kota Balikpapan.
“Jadi semua itu tergantung permintaan, supply dari daerah-daerah penghasil juga kurang. Maka pemerintah terus melakukan pemantauan ke distributor untuk memastikan ketersediaan stok. Hanya saja memang saat permintaan begitu besar sedangkan suplainya agak kecil, maka harganya semaunya pedagang,” tambahnya. (FAD)
Discussion about this post