Balikpapan, Borneoupdate.com – Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menyepakati kerjasama dengan Pondok Pesantren al Mujahidin. Kesepakatan ini dalam rangka pelatihan dan pengembangan manajemen wirausaha di amal usaha Muhammadiyah. Tujuannya agar muncul kemandirian secara ekonomi dari lingkungan pesantren.
“Pesantren tentu saja memiliki potensi sangat besar dalam mendukung perekonomian. Baik dari sisi manajemen pesantrennya. Maupun melalui pengembangan kewirausahaan para santrinya,” ujar Dr. M. Fitriansyah, M.M, Dosen MM UMKT sekaligus Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kaltim, Ahad (16/10).

Menurut Fitriansyah MoU ini jelas memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak. Yakni meningkatkan mutu di perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat serta pengembangannya. Lalu pihak pesantren mendapatkan support pemanfaatan sarana dan prasarana pada bidang pengembangan risetnya di lapangan.
“Kerjasama ini akan berlangsung hingga lima tahun ke depan. Pihak kami akan berfokus pada pembinaan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui program tri dharma perguruan tinggi,” tuturnya lagi.
Sementara pimpinan Ponpes al Mujahidin, KH Mas’ud Asyhadi, Lc. menyampaikan rasa terima kasih terhadap kepercayaan UMKT. Mengingat kedua belah pihak sama-sama merupakan amal usaha yang bernaung di bawah organisasi Muhammadiyah. Sehingga kerjasama ini diharapkan bisa membawa perkembangan pada institusi pendidikan di pesantren yang dipimpinnya.
“Kami ucapkan terima kasih atas MoU ini. Semoga ke depannya program dari UMKT bisa membantu pengembangan pesantren kita. Karena ke depan tantangan kita bukan makin ringan. Justru makin berat. Baik ekonomi maupun pola pendidikan SDM-nya,” tambah beliau. (MAN)
















Discussion about this post