Balikpapan, Borneoupdate.com – Komisi II DPRD Balikpapan mengingatkan pentingnya kepatuhan pelaku usaha terhadap Surat Edaran (SE) Wali Kota selama bulan suci Ramadan. Ia meminta seluruh elemen masyarakat harus menjaga ketertiban demi kekhusyukan ibadah umat Muslim. Sebagai fungsi pengawasan, Komisi II DPRD Kota Balikpapan akan turun memantau pelaksanaan di lapangan. Pengawasan dilakukan guna memastikan aturan berjalan sebagaimana mestinya.
Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Jafar Sidik memandang kepatuhan aturan sebagai tanggung jawab kolektif. Kesadaran pelaku usaha menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana kota yang kondusif. Ia meminta pengusaha menjalankan bisnis mereka sesuai rambu-rambu yang berlaku.
Sebagai bentuk fungsi pengawasan, Komisi II DPRD Balikpapan berencana turun langsung ke lapangan. Legislator akan memantau pelaksanaan aturan di berbagai titik keramaian. Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada pelanggaran yang mengganggu ketertiban umum.
“Kami akan turun memantau langsung ke lapangan. Langkah ini penting untuk memastikan semua aturan berjalan sebagaimana mestinya dan meminimalisir potensi gangguan ketertiban,” ujarnya, Kamis (05/03).
Jafar menjelaskan pengawasan bukan bertujuan untuk menakut-nakuti pelaku usaha. Sebaliknya, kehadiran DPRD di lapangan untuk memastikan keadilan bagi semua pihak. Ia tidak ingin ada satu pihak yang melanggar dan merugikan pihak lain yang sudah taat.
Meski aturan berlaku ketat, Pemerintah Kota Balikpapan tidak menutup seluruh sektor usaha. Sektor kuliner seperti restoran dan warung makan tetap mendapatkan izin beroperasi. Namun, pengelola wajib melakukan penyesuaian jam layanan dan pemasangan tirai penutup.
“Pemerintah tentu menimbang titik temu yang bijak antara nilai spiritual dan ekonomi. Kami jelas mendukung itu. Agar roda ekonomi masyarakat untuk tetap berputar. Pelaku usaha kecil tetap bisa meraup rezeki tanpa mengganggu warga yang sedang berpuasa,” tuturnya.
Untuk itu, Jafar mengajak seluruh pelaku usaha menjalani Ramadan dengan semangat kebersamaan. Ia meyakini sinergi antara pemerintah, DPRD, dan pelaku usaha akan menjaga stabilitas kota. Kepatuhan terhadap SE Wali Kota menjadi cerminan toleransi yang tinggi di Balikpapan.
DPRD Balikpapan juga mengimbau warga untuk aktif melaporkan jika menemukan pelanggaran di lapangan. Partisipasi publik akan membantu tugas pengawasan menjadi lebih efektif. Agar suasana Ramadan di kota minyak tetap aman, tertib, dan penuh berkah. (man)
















Discussion about this post