Balikpapan, borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan memberikan perhatian khusus terhadap kemunculan lapak pedagang hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha. Lembaga legislatif mendesak para pedagang tetap menjaga estetika kota dan ketertiban umum saat menggelar dagangan di lahan terbuka. Hal ini bertujuan agar geliat ekonomi musiman tetap selaras dengan kenyamanan warga.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono Sastro Prawiro, menyoroti maraknya penggunaan lahan kosong oleh para penjual ternak. Ia mengingatkan bahwa pemanfaatan lahan pribadi maupun area terbuka harus mengikuti koridor aturan yang berlaku. Karena penataan lokasi yang rapi akan mencegah kesan kumuh di sudut-sudut kota.
“Pihak kami tidak melarang aktivitas perdagangan tersebut selama prosedural. Kan itu kesepakatan dari pemilik lahan. Selama pemilik lahan mengizinkan, silakan saja. Itu kan kesepakatan antara penjual dan pemilik lahan,” ujarnya, Jumat (08/05).
Meskipun mengantongi izin, Budiono meminta pedagang memperhatikan dampak lingkungan di sekitar lapak. Ia mendorong para penjual hewan kurban untuk mengelola limbah ternak dengan benar agar tidak menimbulkan bau menyengat bagi permukiman warga.
Bahkan DPRD juga meminta Satpol PP untuk aktif memantau titik-titik penjualan di pinggir jalan protokol. Dirinya ingin memastikan keberadaan hewan kurban tidak memakan bahu jalan yang dapat memicu kemacetan lalu lintas.
“Kita semua mendukung ekonomi kerakyatan tumbuh, tapi jangan sampai mengganggu hak pejalan kaki atau pengendara. Penataan lokasi yang tertib akan menjaga keindahan Balikpapan sebagai kota bersih,” jelasnya.
Menurut Budiono, semua pihak harus berkomitmen dalam mengawal kebijakan penataan ini. Agar perayaan hari besar keagamaan berjalan khidmat tanpa gangguan ketertiban. Ia optimis kolaborasi antara pedagang dan pemerintah akan melahirkan solusi yang saling menguntungkan. Apalagi kota ini terkenal dengan budaya bersih. Sehingga pemerintah wajib menjaga citra tersebut dalam setiap kesempatan.
“Intinya adalah komunikasi dan izin. Jika semua pihak tertib aturan, maka perdagangan hewan kurban ini akan membawa berkah bagi semua warga kota. Jangan sampai warga malah terganggu dengan aktivitas pedagang hewan,” tambah politisi PDIP Balikpapan tersebut. (man)
















Discussion about this post