Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan meminta pemerintah kota memperkuat program pemberdayaan petani milenial. Salah satunya melalui kerja sama dengan sekolah, perguruan tinggi, dan komunitas pertanian. Langkah tersebut dinilai penting untuk menarik minat generasi muda agar melihat sektor pertanian sebagai peluang usaha yang menjanjikan.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali mengatakan pengembangan sektor pertanian tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan anak muda. Karenanya regenerasi petani harus mulai dipersiapkan sejak sekarang. Agar sektor pangan daerah tetap bertahan di tengah perkembangan kota yang semakin pesat.
Ia menjelaskan, selama ini minat generasi muda terhadap sektor pertanian masih tergolong rendah. Banyak anak muda lebih memilih bekerja di sektor industri atau jasa dibanding mengembangkan usaha pertanian.
Padahal, kata Gasali, sektor pertanian modern memiliki peluang ekonomi yang cukup besar jika dikelola dengan inovasi dan dukungan teknologi. Karena itu, pemerintah perlu membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan dunia pendidikan dan komunitas pertanian.
“Kami meminta pemerintah kota memperkuat program pemberdayaan petani milenial melalui kerja sama dengan sekolah, perguruan tinggi, dan komunitas pertanian. Langkah ini penting agar generasi muda mulai melihat pertanian sebagai peluang usaha yang potensial,” ujarnya, Rabu (10/06).
Gasali menilai sekolah dan perguruan tinggi dapat menjadi tempat untuk mengenalkan konsep pertanian modern kepada generasi muda. Melalui pendidikan dan pelatihan, anak muda dapat memahami bahwa pertanian tidak lagi identik dengan pekerjaan tradisional.
Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini membuat sektor pertanian semakin terbuka terhadap inovasi. Sistem hidroponik, urban farming, hingga pemanfaatan teknologi digital dinilai mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus menarik minat generasi muda.
Gasali menyebut komunitas pertanian juga memiliki peran penting dalam membangun semangat petani milenial. Komunitas dinilai mampu menjadi wadah berbagi pengalaman, pelatihan, dan pengembangan usaha bagi anak muda yang ingin terjun ke sektor pertanian.
“Anak muda sekarang lebih dekat dengan teknologi. Karena itu, konsep pertanian modern harus terus diperkenalkan agar mereka melihat sektor ini sebagai usaha yang menjanjikan,” tambah wakil rakyat dari Balikpapan Timur tersebut. (man)

















Discussion about this post