Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan menyoroti rendahnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan serius dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan di Kota Balikpapan.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali mengatakan sektor pertanian sebenarnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Terutama melalui konsep pertanian modern yang mulai diminati sebagian anak muda. Bahkan saat ini mulai muncul petani milenial yang mengembangkan pertanian berbasis teknologi seperti hidroponik dan urban farming. Namun jumlahnya masih sangat sedikit dibanding kebutuhan pengembangan sektor pangan di Balikpapan.
“Minat generasi muda di sektor pertanian masih rendah. Padahal pertanian modern memiliki peluang besar untuk berkembang dan mendukung ketahanan pangan daerah,” ujarnya, Selasa (02/06).
Gasali menjelaskan, perkembangan kota yang semakin pesat membuat lahan pertanian terus berkurang. Karena itu, inovasi pertanian modern menjadi solusi yang perlu didorong agar produksi pangan lokal tetap berjalan di tengah keterbatasan lahan.
Ia menilai generasi muda sebenarnya memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan teknologi pertanian modern. Namun, masih banyak anak muda yang menganggap sektor pertanian kurang menjanjikan dari sisi ekonomi maupun prospek kerja.
Menurutnya, pola pikir tersebut perlu diubah melalui edukasi dan dukungan nyata dari pemerintah. Ia mendorong adanya pelatihan, pendampingan, hingga bantuan peralatan untuk menarik minat anak muda terjun ke sektor pertanian.
“Kita harus mengubah pandangan bahwa bertani itu pekerjaan lama dan tidak menjanjikan. Sekarang pertanian bisa dikembangkan dengan teknologi modern dan hasil yang lebih baik,” jelasnya.
Gasali menyebut Balikpapan perlu mulai membangun sistem pangan mandiri melalui pemanfaatan lahan sempit dan teknologi pertanian modern. Hal itu untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. Karena dapat memengaruhi ketahanan pangan ketika terjadi gangguan distribusi. Di sisi lain agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan secara berkelanjutan.
Ia berharap pemerintah daerah terus memberi perhatian terhadap pengembangan pertanian modern. Termasuk membuka ruang lebih luas bagi anak muda untuk berinovasi di sektor tersebut. “Kalau generasi muda mulai tertarik masuk ke sektor pertanian modern, maka peluang menciptakan kemandirian pangan akan semakin besar,” tambahnya. (man)
















Discussion about this post