Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk mengawasi pelaksanaan berbagai program inovasi daerah. Salah satunya pada program perluasan piloting digitalisasi perlindungan sosial. Program ini berjalan secara resmi seiring kegiatan kick off dan sosialisasi perluasan piloting digitalisasi perlindungan sosial di kota minyak.
Wakil Ketua DPRD, Yono Suherman mengatakan transformasi digital dalam sektor perlindungan sosial menjadi langkah strategis. Asalkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Di mana pemanfaatan teknologi akan membantu pemerintah daerah menghadirkan layanan yang lebih cepat, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
“DPRD Kota Balikpapan berkomitmen penuh mendukung setiap program inovasi. Kan itu bisa berdampak langsung bagi masyarakat. Digitalisasi perlindungan sosial merupakan langkah penting untuk memastikan bantuan dan layanan sosial sampai,” ujarnya, Rabu (02/06).
Yono menilai digitalisasi tidak hanya mempermudah proses pendataan dan penyaluran bantuan sosial. Tetapi juga memperkuat integrasi data antar instansi. Karena sistem yang lebih terhubung membuat pemerintah daerah dapat mengambil keputusan berdasarkan data yang akurat dan terkini.
Ia menyebut DPRD memiliki peran penting dalam memastikan program tersebut berjalan sesuai tujuan. Khususnya pada fungsi pengawasan agar implementasi program berlangsung efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Di samping memberikan dukungan melalui fungsi penganggaran dan regulasi.
“Kami ingin memastikan kebijakan dan program yang dijalankan menyentuh kebutuhan masyarakat. Karena itu, DPRD akan terus mengawal pelaksanaan digitalisasi perlindungan sosial agar berjalan optimal dan memberikan hasil yang terukur,” jelasnya.
Yono juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Balikpapan yang terus mendorong inovasi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai instrumen untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
DPRD, tambahnya, berharap implementasi digitalisasi perlindungan sosial dapat menjadi contoh praktik baik dalam pengelolaan layanan sosial daerah. Melalui dukungan seluruh pihak, program ini diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah.
“Pada akhirnya, tujuan utama dari seluruh inovasi yang dilakukan adalah menghadirkan pelayanan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Balikpapan. DPRD siap mendukung dan mengawal setiap prosesnya,” tutupnya. (san)
















Discussion about this post