Balikpapan, Borneoupdate.com – Komisi III DPRD Kota Balikpapan mengajak semua pihak mendukung penataan utilitas. Salah satunya dengan mencontoh kawasan Grand City. Di mana pihak pengelola sudah melakukan penataan jaringan utilitas yang modern dan ramah lingkungan. Termasuk menangani keberadaan kabel-kabel udara yang mengganggu estetika publik.
Anggota Komisi III, Puryadi menyebut langkah ini sebagai contoh nyata bagi semua pihak. Pemandangan lanskap yang bersih tanpa juntaian kabel hitam menunjukkan penataan kota modern. Hal ini yang sangat mungkin terwujud bagi Balikpapan sebagai beranda IKN. Di mana pemerintah setempat bisa meniru konsep serupa di berbagai koridor jalan utama.
“Jadi ini sudah ada contoh. Tinggal pemerintah dan pihak terkait meniru dan menyesuaikan kondisi lainnya. Kan ini bagian dari upaya penataan yang lebih baik. Jangan kemudian tidak ada perubahan pada penataan utilitas kita,” ujarnya, Senin (19/10).
Pihak DPRD, lanjut Puryadi, tidak ingin penataan estetika ini hanya berhenti di satu kawasan elite saja. Seluruh warga kota di berbagai wilayah berhak menikmati ruang publik yang aman, tertib, dan bebas dari ancaman kabel melintang. Oleh karena itu, lembaga legislatif mengajak pemerintah kota untuk segera memetakan wilayah potensial berikutnya.
“Kita tentu ingin program itu bisa berlanjut pada daerah lainnya. Penataan jaringan utilitas ini punya dampak positif bagi kenyamanan aktivitas harian warga. Masa kita masih saja tampil dalam kondisi kabel semrawut di mana-mana,” lanjutnya.
Menurut Puryadi, program penataan utilitas harus menjangkau wilayah yang lebih luas. Pihaknya mengapresiasi keberhasilan di Grand City dan ingin melihat komitmen yang sama diterapkan di area permukiman padat penduduk. Keindahan tata ruang kota merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan mental dan kebahagiaan seluruh warga Balikpapan.
“Kawasan Grand City sudah membuktikan kota kita bisa rapi tanpa kabel yang bergelantungan. Kami mendorong pemerintah kota agar menerapkan penataan ini secara bertahap dan berkelanjutan di wilayah lainnya,” tuturnya lagi.
Komisi III, tambah Puryadi, berencana menyusun strategi koordinasi berkala bersama dinas-dinas teknis. Terutama untuk membahas peta jalan perluasan proyek utilitas ini. Pelibatan aktif penyedia jasa internet dan pihak PLN menjadi kunci utama agar migrasi kabel berjalan lancar tanpa memutus layanan publik. (dan)
















Discussion about this post