Samarinda, Borneoupdate.com – Pemerintah Kota Samarinda melalui Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) mencanangkan target penghargaan tertinggi KLA kategori Nindya di tahun 2021. Target ini dipasang setelah tahun ini tidak dilakukan penilaian Kota Layak Anak dikarenakan pandemi Covid-19.
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda Nina Endang Rahayu mengatakan Samarinda hingga saat ini telah mengikuti proses verifikasi dan evaluasi penyelenggaraan KLA selama empat periode lalu.
“Dimana tahun 2017 Samarinda meraih penghargaan kategori Pratama, 2018 kategori Madya, 2019 kategori Madya dan tahun 2020 tidak diselenggarakan karena pandemi Covid-19,” ucap Nina, Kamis (10/12/2020).
Nina menerangkan Pemkot Samarinda tetap berkomitmen mendukung penyelenggaraan kebijakan Kota Layak Anak di Kota Samarinda sesuai peran dan kewenangan masing-masing dan akan mengikuti verifikasi KLA tahun 2021.
Untuk memenuhi target mendapatkan penghargaan kategori Nindya, ada beberapa catatan yang perlu ditingkatkan diantaranya, pernya membentuk Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), mengakomodir partisipasi anak dan pandangan anak dalam proses penyusunan kebijakan, hingga meningkatkan capaian Kartu Identitas Anak (KIA), dan meningkatkan penyediaan fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZOSS).
“Tak kalah pentingnya memanfaatkan dan memperkuat lembaga UPT PPA yang baru terbentuk, layanan Sippeka (Sistem Informasi Pencatatan dan Pelaporan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak) Samarinda dan Hotline Call Centre 112,” ujar Nina.
Sementara ketua Gugus Tugas Kota Samarinda, Ananta Fathurrazi mengatakan tujuan dari evaluasi KLA ini untuk mengetahui capaian penyelenggaraan KLA dan memberikan rekomendasi bagi perbaikan penyelenggaraan KLA.
Ananta berharap pandemi Covid-19 dapat segera mereda dan seluruh kegiatan terkait KLA ini dapat berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan yag telah diprogramkan.
“Kita terus matangkan program KLA untuk target tahun 2021 mendatang. Tahun ini kita “libur” karena pandemi Covid-19 yang harus harus ditunda lombanya,” ujar Ananta.(YA)
Discussion about this post