Balikpapan, Borneoupdate.com – Pemkot Balikpapan menyatakan indeks udara mengalami sedikit perbaikan. Namun DPRD tetap meminta pengetatan protokol kesehatan di ruang publik. Langkah antisipasi ini menjadi prioritas utama untuk meminimalisasi risiko penyakit infeksi saluran pernapasan akut akibat sebaran asap. Di mana tindakan preventif dan perlindungan kesehatan perlu dimulai dari keluarga di rumah.
Ketua Komisi IV, Gasali mengajak masyarakat secara sukarela meningkatkan kewaspadaan diri. Hal itu demi menjaga kebugaran tubuh bersama. Kondisi udara yang kurang bersahabat menuntut kepedulian tinggi dari seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Warga wajib memakai masker pelindung secara disiplin setiap kali melakukan pekerjaan atau kegiatan di luar ruangan.
“Kami minta pembatasan aktivitas luar rumah. Itu berlaku bagi kelompok rentan, anak-anak, serta warga yang memiliki riwayat penyakit bawaan. Mari kita peduli kesehatan di tengah kondisi asap seperti ini,” ujarnya, Selasa (20/10).
Gasali meminta warga untuk saling mengingatkan dan menjaga kondisi tubuh masing-masing. Masyarakat sebaiknya menunda perjalanan jarak jauh yang bersifat tidak mendesak sampai kualitas udara kembali normal. Pemerintah daerah terus memantau perkembangan cuaca dan memastikan seluruh fasilitas layanan kesehatan siaga penuh melayani warga.
“Kami minta semua orang memakai masker saat keluar rumah. Warga yang merasa kurang sehat sebaiknya beristirahat di dalam rumah dan mengurangi aktivitas luar ruangan. Mari kita tunda dulu perjalanan yang tidak penting demi Kesehatan,” jelasnya.
Pihak legislatif, tutur Gasali, juga mendorong dinas terkait untuk membagikan masker secara gratis di titik-titik keramaian kota dan lampu merah. Pembagian sarana pelindung ini menyasar para pengguna jalan, sopir angkutan umum, dan pedagang kaki lima. Aksi nyata di lapangan ini akan mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan alat pelindung diri secara cepat.
“Informasi dinkes puskesmas sudah buka layanan konsultasi kesehatan khusus dampak kabut asap. Ada obat-obatan dan vitamin penguat daya tahan tubuh bagi warga yang membutuhkan. Ini untuk pencegahan gangguan kesehatan,” tuturnya lagi.
Melalui kepatuhan bersama, tambah Gasali, pihaknya optimis dampak buruk kabut asap dapat ditekan sekecil mungkin. Kesehatan warga yang terjaga akan memastikan aktivitas kota tetap berjalan produktif secara aman. (man)
















Discussion about this post