Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan mendorong masyarakat dan pelaku usaha melakukan pemotongan ayam di Rumah Potong Unggas (RPU) milik pemerintah daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai standar kehalalan, kebersihan, dan kesehatan pangan.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono Sastro Prawiro mengatakan pemerintah kota sebenarnya telah memiliki fasilitas RPU yang memenuhi standar penyembelihan halal dan higienis. Karena itu, keberadaan fasilitas tersebut perlu dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat maupun pelaku usaha.
Ia menjelaskan RPU pemerintah telah dirancang untuk menjamin kualitas proses produksi ayam potong, mulai dari tata cara penyembelihan, kebersihan lokasi, hingga pemeriksaan kesehatan unggas sebelum dipasarkan kepada masyarakat.
“Pemerintah Kota sebenarnya sudah memiliki Rumah Potong Unggas yang menjamin kehalalan produksinya. Termasuk dari sisi kebersihan, penyembelihan, hingga kesehatan,” ujarnya, Rabu (17/06).
Menurut Budiono, persoalan kehalalan produk pangan harus menjadi perhatian serius karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, khususnya umat Muslim. Selain itu, standar kesehatan dan sanitasi dalam proses pemotongan ayam juga harus terus dijaga agar produk yang beredar aman untuk dikonsumsi.
Budiono menilai penggunaan RPU milik pemerintah dapat membantu menciptakan sistem pengawasan yang lebih baik. Dengan pemotongan yang terpusat, pemerintah daerah dinilai lebih mudah melakukan pengendalian terhadap kualitas produk unggas yang beredar di pasaran.
Meski demikian, ia mengingatkan persoalan kehalalan, kesehatan, dan pengelolaan limbah tetap harus menjadi perhatian bersama. Sebab, proses pemotongan unggas yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan maupun gangguan kesehatan masyarakat.
“Masalah kehalalan, aspek kesehatan, dan pembuangan limbah tetap harus menjadi perhatian. Semua itu harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan persoalan baru,” lanjutnya.
DPRD, tutur Budiono, mendukung langkah pemerintah daerah untuk kembali melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemotongan unggas di fasilitas resmi milik pemerintah. Edukasi tersebut dinilai penting agar masyarakat memahami manfaat penggunaan RPU yang sesuai standar.
“Ke depannya kita akan sosialisasikan kembali kepada masyarakat. Kami arahkan agar pemotongan dilakukan di RPU milik pemerintah saja,” tambah politisi PDIP Balikpapan tersebut. (sus)
















Discussion about this post