Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan berkomitmen penuh mendukung lompatan besar sektor ekonomi kreatif lokal melalui industri otomotif. Dukungan nyata ini terwujud saat parlemen menghadiri pembukaan pameran otomotif Indonesia Motor Show (IIMS) Garage 2026. Kehadiran ajang bergengsi ini harus menjadi momentum penting untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat di tengah ketidakpastian fiskal.
Ketua Komisi IV, Gasali mengatakan selama ini pameran otomotif membahas transaksi penjualan unit kendaraan. Bahkan perputaran uangnya bisa mencapai miliaran rupiah. Namun, DPRD meminta ajang ini juga turut andil dalam pengembangan ekonomi lokal. Salah satunya memfasilitasi para inovator lokal, pelaku modifikasi, dan anak-anak muda kreatif unjuk diri di ajang IIMS Garage 2026.
“Kami mengapresiasi tinggi pelaksanaan IMS 2026 di Balikpapan ini. Kita tidak boleh melihat pameran ini dari sisi jual-beli kendaraan saja. Ini harus jadi panggung inovasi yang sangat berharga bagi pelaku industri dan kreator lokal,” ujarnya, Rabu (21/10).
Menurut Gasali, industri otomotif memiliki efek domino yang sangat luas terhadap sektor ekonomi kreatif lainnya. Modifikator lokal, penyedia jasa aksesori, hingga kreator konten digital mendapatkan dampak ekonomi langsung dari ajang seperti ini. Maka dirinya optimis pertumbuhan ekosistem otomotif yang sehat akan melahirkan banyak pengusaha baru di Balikpapan.
“Pameran ini harus mampu memicu semangat berinovasi bagi anak-anak muda kita di Balikpapan. Kami di dewan siap mendukung setiap ruang kreatif yang membawa dampak kesejahteraan nyata bagi masyarakat luas,” jelasnya.
DPRD, lanjut Gasali, siap mengawal kebijakan yang mempermudah perizinan kegiatan pameran dan kreativitas komunitas kreatif di masa mendatang. Sektor swasta harus mendapatkan kemudahan agar mereka terus bergairah menghidupkan perekonomian kota. Kolaborasi yang apik ini menjadi kunci utama untuk membawa dunia otomotif daerah ke tingkat yang lebih maju.
Usai pembukaan, Gasali juga turut menyusuri barisan stan pameran guna melihat langsung teknologi yang ditawarkan. Baginya, pameran otomotif bukan ruang pamer barang mewah, melainkan wadah bertemunya ide, inovasi, dan lapangan kerja baru bagi warga setempat. (man)

















Discussion about this post