Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan mengingatkan standar keamanan pangan menjelang hari raya Idul Adha. Lembaga legislatif ini mendorong para pedagang hewan kurban proaktif melengkapi seluruh ternak dengan sertifikat kesehatan resmi dari instansi berwenang. Langkah tegas ini bertujuan memberikan proteksi maksimal bagi warga Kota Beriman yang akan menjalankan ibadah kurban.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono Sastro Prawiro menilai transparansi status kesehatan hewan menjadi indikator utama ketaatan para pedagang. Karena dokumen kesehatan bukan sekadar persyaratan formalitas. DPRD memandang sertifikat tersebut sebagai jaminan keamanan yang melindungi masyarakat dari ancaman penyakit.
“Kami mengingatkan para pedagang agar proaktif melengkapi hewan dagangan mereka dengan sertifikat kesehatan. Hal ini demi menjamin keamanan konsumen sekaligus mempermudah pengawasan di lapangan,” ujarnya, Selasa (12/05).
Budiono meminta para penjual untuk segera berkoordinasi dengan dinas terkait guna mendapatkan pemeriksaan medis bagi hewan ternak mereka. Ia ingin memastikan setiap sapi maupun kambing yang masuk ke pasar Balikpapan dalam kondisi prima dan layak konsumsi.
Kejelasan sertifikat, lanjutnya, akan mempercepat proses monitoring oleh petugas teknis. Tim kesehatan dari Dinas Pertanian akan lebih mudah memisahkan mana hewan yang sudah terverifikasi dan mana yang memerlukan penanganan khusus. DPRD Balikpapan meminta para pedagang memajang surat keterangan kesehatan hewan secara terbuka di area lapak.
“Keterbukaan informasi ini akan meningkatkan daya tarik dan membangun kepercayaan pembeli. Konsumen saat ini sudah sangat cerdas. Mereka pasti mencari hewan yang sudah memiliki label sehat. Jadi, kelengkapan surat ini menguntungkan pedagang,” jelasnya.
Menurut Budiono pihaknya berkomitmen mengawal ketat peredaran hewan ternak hingga hari pelaksanaan penyembelihan. Ia ingin memastikan seluruh proses, mulai dari penjualan hingga konsumsi, berjalan sesuai dengan syariat dan standar kesehatan masyarakat. Termasuk mengajak masyarakat untuk berani menanyakan dokumen kesehatan saat memilih hewan kurban.
“Kita harus memastikan ibadah masyarakat berjalan lancar dengan jaminan pangan yang sehat. Sertifikat kesehatan adalah bukti nyata bahwa pemerintah dan pedagang bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan warga,” pungkas politisi PDIP Balikpapan tersebut. (man)

















Discussion about this post