Balikpapan, Borneoupdate.com – Kemacetan yang kerap terjadi di ruas jalan Ahmad Yani, Karang Jati, Balikpapan Tengah, mendapatkan perhatian dari wakil rakyat. Pasalnya keluhan masyarakat yang masuk cukup banyak terkait hal tersebut. Apalagi kemacetan yang terjadi hampir setiap hari di jam sibuk pada pagi dan sore hari.
Anggota DPRD Balikpapan, Kamaruddin mengatakan keluhan dari warga ini akan menjadi dasar kunjungan lapangan ke titik kemacetan. Di mana warga menyebut kemacetan cukup parah berada di daerah Karang Jati hingga lampu merah Muara Rapak. Mengingat ruas jalan yang tersedia tidak sebanding volume kendaraan yang melintas.
“Ini jadi perhatian kita bersama. Sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mulai terasa dampaknya. Volume kendaraan di kota Balikpapan cukup padat hingga sering terjadi kemacetan panjang,” ujarnya kepada wartawan.
Menurut Kamaruddin, pihak warga juga mempertanyakan tidak adanya petugas pengatur lalu lintas di kawasan macet tersebut. Sehingga dalam waktu dekat DPRD akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Baik dinas perhubungan maupun Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Balikpapan.
“Kata warga kemacetan sering terjadi di saat jam-jam pulang kerja sekitar pukul 16.00-18.00 Wita di sepanjang jalan tersebut. Lalu tidak ada petugas yang membantu mengatur lalu lintas di area kemacetan,” tuturnya lagi.
Anggota dewan yang akrab disapa Haji Aco ini berjanji akan segera melakukan kunjungan lapangan ke titik lokasi kemacetan. Kegiatan itu juga bakal melibatkan instansi terkait agar ada tindakan lanjutan setelah memahami persoalan di lapangan. Termasuk kemungkinan pengajuan kajian pelebaran ruas jalan Ahmad Yani kepada pemerintah pusat.
“Kita akan coba turun kelapangan untuk melihat kondisi di lapangan. Apakah kemacetan tersebut merupakan dampak adanya pelebaran jalan di simpang Muara Rapak atau bukan. Pastinya kita akan tinjau segera mungkin,” tambahnya. (FAD)
















Discussion about this post