Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan meminta pemerintah kota memperkuat langkah intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah secara lebih terukur dan menyeluruh. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pendapatan asli daerah sekaligus memperkuat pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik.
Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Japar Sidik mengatakan penguatan sektor pajak harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Apalagi masih banyak potensi penerimaan yang dapat dioptimalkan. Terutama dari sektor usaha dan layanan masyarakat yang terus berkembang di Kota Balikpapan.
Ia menyebutkan sektor restoran, hotel, parkir, dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebagai sumber penerimaan yang memiliki potensi besar. Karena itu, pemerintah daerah perlu melakukan pendataan, pengawasan, dan evaluasi secara berkala agar penerimaan daerah dapat meningkat secara maksimal.
“Potensi pajak daerah di Balikpapan masih cukup besar. Kami mendorong penguatan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dilakukan lebih terukur, terutama pada sektor restoran, hotel, parkir, dan PBB,” ujarnya, Kamis (04/06).
Japar menjelaskan intensifikasi pajak dapat dilakukan melalui penguatan pengawasan dan peningkatan kepatuhan wajib pajak. Sementara ekstensifikasi dapat dilakukan dengan memperluas basis pajak melalui pendataan objek dan subjek pajak baru yang selama ini belum terjangkau secara optimal.
Menurutnya, langkah tersebut harus dibarengi dengan sistem pengelolaan yang transparan dan akuntabel. Mengingat dengan sistem yang baik, pemerintah daerah dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong kesadaran wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya.
Japar juga meminta organisasi perangkat daerah terkait memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan pajak daerah. Digitalisasi dinilai mampu meningkatkan efektivitas pengawasan dan mempermudah proses pembayaran pajak bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
“Kami ingin pengelolaan pajak berjalan lebih modern dan efektif. Pemanfaatan teknologi penting untuk memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya lagi.
Selain itu, Japar berharap peningkatan pendapatan daerah dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi Kota Balikpapan. Di mana pendapatan yang semakin kuat memiliki efek positif. Sehingga pemerintah daerah akan memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pada akhirnya, optimalisasi pajak daerah harus memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Balikpapan,” tambahnya. (san)

















Discussion about this post