Balikpapan, Borneoupdate.com – Pemerintah Kota Balikpapan bergerak cepat melindungi masyarakat dan wisatawan asing dari risiko penurunan kualitas udara. Melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, pemerintah langsung mengeluarkan imbauan keselamatan bagi warga yang aktif beraktivitas di ruang terbuka. Langkah antisipasi ini menjadi prioritas utama guna memastikan kesehatan publik tetap terjaga dengan baik.
Hingga saat ini, kata Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, kabut asap kiriman memang belum mengganggu denyut nadi pariwisata. Wisatawan mancanegara dan domestik masih berdatangan mengunjungi berbagai destinasi unggulan daerah. Berbagai agenda wisata tahunan juga tetap berjalan normal tanpa pembatalan jadwal.
“Kami tidak mau meremehkan potensi gangguan kesehatan yang bisa muncul kapan saja akibat perubahan cuaca ini. Jadi semua warga dan pelancong harus selalu waspada. Khususnya yang rutin olahraga di luar ruangan,” ujarnya, Selasa (22/09).
Perhatian khusus, lanjut Ratih, menekankan pentingnya memakai masker dan memantau indeks standar pencemaran udara secara berkala sebelum bepergian. Imbauan ini juga berlaku ketat bagi para pencinta olahraga lari yang akan mengikuti berbagai agenda running event. Panitia pelaksana wajib menyediakan posko kesehatan yang memadai sepanjang rute lari.
“Peserta lari harus mendengarkan alarm tubuh mereka sendiri saat berlomba. Mereka tidak boleh memaksakan diri melintasi garis finis jika kondisi fisik mulai menurun atau terasa sesak. Kan kesehatan lebih berharga dari medali,” jelasnya.
Menurut Ratih pemerintah kota pun aktif berkoordinasi dengan instansi kesehatan untuk memonitor dampak kabut asap ini. Disparpora Balikpapan juga mengimbau pengelola destinasi wisata terbuka untuk menyediakan ruang istirahat yang bersih. Sinergi ini bertujuan agar sektor pariwisata tetap bergerak positif sekaligus menjamin hak kesehatan masyarakat terpenuhi secara maksimal.
Melalui pendekatan ini, tambahnya, pemerintah ingin menunjukkan industri pariwisata harus berjalan selaras dengan keselamatan jiwa. Di mana kesadaran bersama akan menjaga Balikpapan tetap menjadi kota yang nyaman dan aman bagi siapa saja. Wisatawan dapat terus berlibur dengan tenang berkat panduan keselamatan yang jelas dan keterbukaan informasi dari pemerintah daerah. (man)















Discussion about this post