Balikpapan, Borneoupdate.com – Percepatan penyelesaian Proyek RDMP Balikpapan tidak hanya digerakkan oleh alat berat dan waktu kerja, tetapi juga oleh gagasan para pekerjanya. Para pekerja PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) yang tergabung dalam gugus inovasi mutu perusahaan, menciptakan sebelas inovasi dari persoalan sehari-hari di lapangan. Hasilnya, sejumlah pekerjaan teknis selesai lebih cepat dan biaya yang semestinya keluar berhasil dihindari.
Direktur Keuangan PT KPB, Subiyantoro, menegaskan bahwa inovasi harus menjadi bagian dari cara kerja perusahaan. “Inovasi harus menjadi bagian dari cara kita bekerja sekaligus fondasi keberlanjutan perusahaan,” ujarnya. Ia mendorong agar inovasi terbaik terus diimplementasikan, dipertahankan, dan direplikasi di unit kerja lain.
Capaian paling menonjol datang dari gugus CR7. Gugus ini menghadirkan metode dan alat bantu baru untuk memasang inliner plate, yakni pelat pelapis bagian dalam Process Gas Boiler, tanpa pekerjaan ulang. Pekerjaan selesai 61 hari lebih cepat dibanding metode sebelumnya dengan biaya yang berhasil dihindari sekitar Rp1,4 miliar.
Dari sisi perbaikan, gugus SWAT mengembangkan metode pengelasan STR-G (Seal Weld Threaded with GTAW) untuk mengatasi kebocoran sambungan pipa utilitas. Waktu perbaikan setiap sambungan turun dari empat hari menjadi 0,25 hari, dengan biaya yang berhasil dihindari sekitar Rp1,01 miliar.
Sementara itu, gugus EL LAJU memodifikasi jalur pipa C4 di unit pemurnian LPG agar proses penyalaan awal (start-up) dan uji operasi (commissioning) dapat berjalan tanpa terputus. Inovasi ini mendukung produksi dan lifting LPG sesuai dengan target operasi.
Di sisi manusia, program PROTON (Professional Refinery Operations Competency Development) menyiapkan Operator dan Panelman kilang melalui peta pengembangan kompetensi tiga tahun. Prosesnya mencakup belajar mandiri, pendampingan pekerja berpengalaman, dan evaluasi bertahap, dengan kemajuan peserta yang dipantau secara langsung melalui HC Portal.
Tujuh inovasi lainnya, yakni STITCH, F.A.T, RFCC PRIME INNOVATOR 1, BLACKHOLE, GASPOL, STRONGBACK, dan GUARD TEAM, turut memperkuat kinerja kilang di bidangnya masing-masing.
Kesebelas inovasi tersebut diapresiasi dalam Symbiotic Nexus & Innovation Towards Excellence (SYNOVATE) 2026, forum inovasi Insan Mutu PT KPB dan PT Pertamina Patra Niaga unit Balikpapan yang digelar pada 7-9 Oktober 2026 lalu. Forum bertema ‘Innovation: The Inevitable Sustainability’ ini menampilkan 40 gugus terbaik. CR7, EL LAJU, PROTON, dan SWAT meraih predikat Gold, sedangkan tujuh gugus lainnya meraih Silver.
VP Legal & Relation PT KPB, Asep Sulaeman menyatakan budaya inovasi adalah tanggung jawab bersama.
“Teruslah mencari peluang perbaikan sekecil apa pun, karena perbaikan yang dilakukan secara konsisten akan menghasilkan perubahan yang signifikan. Mari kita buktikan bahwa kesibukan kerja bukanlah penghalang untuk berinovasi, melainkan pendorong untuk menemukan cara kerja yang lebih baik, efektif, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Wendy Efendi, salah satu pekerja yang mewakili insan mutu KPB, mengatakan inovasi tidak selalu harus berupa hal atau alat yang besar. “Hal sekecil apa pun, jika dikemas dan dirangkai dengan baik, bisa memberikan dampak yang luar biasa,” pungkasnya. (*)
















Discussion about this post