Ende, Borneoupdate.com – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengaktifkan Pos Koordinasi Wilayah (Poskorwil) di Ende, Nusa Tenggara Timur, sebagai bagian dari respons awal terhadap gempa bumi yang melanda wilayah Flores. Poskorwil ini berfungsi untuk memperkuat koordinasi dan mendukung respons kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak di bagian utara Pulau Flores.
Poskorwil MDMC di Ende akan membackup respons di enam kabupaten, yaitu Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Ende, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Sikka, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Nagekeo. Pengaktifan poskor ini menjadi langkah awal MDMC untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak dapat dipantau serta kebutuhan di lapangan dapat ditindaklanjuti secara terkoordinasi.
Untuk mendukung respons di wilayah terdampak, saat ini sedang dibangun posko sementara di SMK Muhammadiyah Manggarai Timur. Posko tersebut akan menjadi salah satu titik pendukung dalam pelaksanaan respons MDMC. Dalam respons awal, MDMC mengirimkan dua personel asistensi dari MDMC Pimpinan Pusat, yaitu Wakil Ketua MDMC, Indrayanto; dan Ketua Bidang Tanggap Darurat Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Sarniyah. Keduanya akan didukung oleh tim MDMC Jawa Timur.
Tim tersebut akan membantu penguatan koordinasi dan asesmen kebutuhan di wilayah terdampak. Sementara itu, logistik darurat sedang dipersiapkan oleh tim MDMC Jawa Timur untuk mendukung kebutuhan masyarakat dalam masa tanggap darurat.
Dukungan pelayanan kesehatan juga telah mulai dilakukan. Tim medis dari Klinik PKU Muhammadiyah Ende telah beroperasi di lokasi terdampak, sementara tim berikutnya dari PKU Muhammadiyah Bima dan tim kesehatan dari Jawa Timur disiapkan untuk bergabung dalam respons.
Poskorwil MDMC untuk respons gempa Flores ini berlokasi di Klinik PKU Muhammadiyah Ende. Melalui penguatan koordinasi wilayah, pendirian pos koordinasi dan pos pelayanan muhammadiyah, serta dukungan tim dari berbagai daerah, MDMC berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak dan memastikan respons kemanusiaan berjalan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.(*)

















Discussion about this post